Rabu, 03 Februari 2016

Salam Dari Hayaping

Simpang tiga Hayaping
Bicara tentang kampong halaman, hamper dari setiap orang di seluruh pelosok dunia ini pasti punya daerah asal atau kampung halaman tempat asal dari setiap orang tersebut, begitu juga dengan aku sendiri, nah kali ini aku ingin memposting tentang kampung halamanku yaa pasti tau dimana karena aku pernah sedikit menyinggung di postingan sebelumnya… Ya, tepat sekali Hayaping.

Hayaping merupakan sebuah desa atau perkampungan di pedalaman Kalimantan Tengah tepatnya di Kabupaten Barito Timur dan merupakan ibukota Kecamatan Awang, mungkin kalau teman-teman ingin mengunjungi Hayaping harus menempuh jarak yang cukup jauh baik dari Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, Palangkaraya,, ataupun dari Banjarmasin, melewati jalur daratan, Hmmmm bagi yang tidak suka dengan rimbunnya hutan dan perkebunan jangan harap bisa bertahan ditempat ini. Hahaha ya begitulah tetapi namanya kampung halaman tercinta tidak dapat kita pisahkan dari jati diri kita masing-masing meski sejauh mana kaki melangkah..

Terus ? ada apa dengan Hayaping ? apa sih yang menarik ? mungkin itu adalah pertanyaan yang ada dalam benak teman-teman yang membaca tulisan saya ini… oke guys.. setiap sesuatu hal pasti punya keunikan masing-masing, suatu tempat pasti ada cerita tersendiri tergantung dari bagaimana kita menyikapi sesuatu, kasih contoh nih Palangkaraya merupakan kota yang biasa saja namun setelah punya permasalahan mengenai kabut asap kebakaran hutan kemarin , mendadak Palangkaraya menjadi sorotan Nasional..

POHON KARET
Ketika kita memasuki perkampungan pasti yang kita lihat adalah pohon karet yaa… dikarenakan masyarakat dari Hayaping ini mayoritasnya sebagai petani karet baik sebagai usaha utama maupun usaha sampingan, namun yang aku lihat dari segi manapun bertani karet merupakan bagian hidup masyarakat Dayak Maanyan sehingga menjadi kebudayaan bagi kami disini yaaa tidak heran misalnya kami orang-orang disini yang tidak bisa menyadap karet wahhh siap-siap malu dan merupakan suatu hal yang tidak biasa guys, mudah-mudahan semakin maju zaman tidak mengikis budaya ini yaa guys…

KEPERCAYAAN
Mayoritas  di Hayaping merupakan penganut agama Kristen disusul agama Hindu Kaharingan, dan agama Islam, nah disini juga terdapat keunikan juga dalam hal penyebutan agama kepercayaan guys kalau Kristen orang Maanyan sering menyebutnya Agama Wa’u dalam arti agama baru dikarenakan di masyarakat Dayak penyebarannya baru, dan agama Hindu Kaharingan disebut Agama Lawah dalam arti Agama Lama karena lebih dahulu dianut oleh masyarakat Dayak Maanyan sendiri. Tetapi terlepas dari itu semua masyarakat di Hayaping selalu terbuka dan hidup damai, tenteram, tidak membeda-bedakan asal-usul, agama atau pun perbedaan diantara yang lainnya.

SELERA MUSIK
Selera musik setiap orang mungkin berbeda-beda, namun pada masyarakat pasti ada yang namanya music pemersatu, termasuk juga untuk kami warga Hayaping dan sekitarnya mempunyai music yang mempersatukan yaitu music Dangdut, yess everyone like dangdut apalagi kalau liriknya menggunakan Bahasa Dayak Maanyan akan makin seru dan juga mengakrabkan, tetapi sebagai masyarakat yang erat kebudayaannya, masyarakat Hayaping sangat menyukai dengan alunan music tradisional Dayak Maanyan, yang menggunakan alat musik Kangkanung, Katambung, Gong, dan lain-lain.

KEBUDAYAAN DAN ADAT ISTIADAT
Kami sebagai warga perkampungan sangat erat dengan Kebudayaan dan Adat istiadat Dayak Maanyan, ya tentu saja… dulu di Hayaping ayahku punya sanggar tari Nansarunai Wa’u, yang menjadi wadah kreativitas pelestarian budaya asli Barito Timur, siapapun yang ingin belajar menari dan memainkan alat music bisa datang kesana, walaupun sanggar tersebut sudah lama bubar namun tetap menjadi kenangan bagi masyarakat Barito Timur. Selain itu masyarakat Hayaping kaya akan adat istiadat yang erat kaitan dengan agama Kaharingan yaitu “Ipaket” yaitu memberikan sesajen kepada “penjaga” kampung, karena konon setiap desa/kampung mempunyai penjaganya sendiri. Selain itu ada juga yang namanya “Miya Misaya” yaitu upacara pengantaran arwah orang yang sudah meninggal upacara ini dianut oleh agama Kaharingan, dan masih banyak lagi.

LIANG SARAGI, KEINDAHAN YANG TERKUBUR
Hayaping dan sekitar desa kami ini menyimpan keindahan yang tak kalah menarik dengan tempat-tempat lain, baik dari hutan yang kaya, buah-buahan berlimpah, dan yang paling menjanjikan untuk tempat berkunjung adalah Liang Saragi. Dulu Liang Saragi adalah salah satu tempat terfavorit sebagai sarana rekreasi bagi masyarakat di kecamatan Awang bahkan Kalimantan tengah, karena menyimpan keindahan goa-goa yang besar dan penuh misteri, keindahan hutan yang lebat , dan tempat ini juga mengandung cerita legenda beberapa masyarakat percaya bahwa dulu tempat ini adalah suatu Kerajaan kecil yang terkena bencana sehingga berubah menjadi goa-goa bebatuan, terlepas dari legenda ini semua itu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan pengunjung yang dating, sayangnya sekarang Keindahan tersebut terkubur karena suatu permasalahan antara pemerintah dan pemilik lahan Liang Saragi ini, yaa banyak yang berharap bahwa tempat ini kembali dibuka agar menjadi wadah alternatif untuk menghibur masyarakat Barito Timur dan sekitarnya.

YANG NGANGENI
Terhitung sejak 2011 sampai 2016 sudah kurang lebih 5 tahun aku meninggalkan kampung halaman tercinta ini untuk sebuah proses meraih mimpi. Dan pastinya pada akhir semester pasti ada rencana untuk segera pulang agar dapat beristirahat di kampung halaman tercinta, entah seberapa jauh perjalanan tetapi yang namanya kangen dengan sanak keluarga “jarak dan waktu pasti kan tertempuh”. Apa sih yang kamu rindukan, a ? yang jelas pasti orang tua yang selalu menghidangkan masakan “Marauh”,  jangan lupa juga “omelan” yang pasti akan menambah kelezatan liburan hahaha.. kenangan yang tak kunjung terlupakan, dan pastinya adalah buah-buahan yang berlimpah pada saat musim buah, Hayaping atau Kecamatan Awang menjadi salah satu penghasil buah-buahan berlimpah di Kabupaten Barito Timur, seperti Durian dan sejenisnya, cempedak atau bahasa Inggrisnya “Nanakan” tak kalah berlimpah disini pasti menjadi buah yang wajib dikonsumsi dalam bentuk apapun disini, dan yang paling penting adalah kedekatan dan keakraban kita dengan masyarakat yang tak kita dapatkan di kota-kota besar yang pastinya di kota besar adalah nongkrong ala anak gaul bersama teman-teman hahaha… entah mengapa menurutku yang paling measyikan adalah saat kita menciptakan suasana kekeluargaan dengan sederhana. Ya begitulah dimana kita lahir disitu kita diciptakan jati diri kita yang sesungguhnya.

Sungai Awang, sungai yang mengaliri hampir seluruh Kecamatan Awang
Kebahagian dalam hidup itu tidak harus mewah dan mahal, tetapi bisa kita ciptakan dengan kesederhanaan. Termasuk saat kita memasuki alaminya desa yang tenang, dan sebagai anak yang lahir dari pedalaman Kalimantan aku berharap semoga masyarakat di desa Hayaping ataupun desa –desa diseluruh Indonesia kekeluargaannya tidak tergerus oleh zaman yang semakin maju, tidak salah mengenal teknologi dan tren kekinian asal tidak berlebihan yang akan berpotensi mengikis rasa kekeluargaan asli Nusantara yang kaya raya ini.

Tulisan ini sebagai bentuk rasa cinta dengan kampung tercinta dan kekakayaan di Indonesia.. Trimakasih semoga tulisan ini bermanfaat. Keep Metal \m/



Kamis, 14 Januari 2016

Jangan Takut, Mereka sudah takut duluan #KamiTidakTakut



 Teror… Guys.. lagi-lagi Indonesia kembali diteror oleh pihak-pihak “pengecut” yang ingin menimbulkan kekacauan di bumi pertiwi. Ya hari ini 14 Januari 2016 Bom meledak di Thamrin tepatnya di Pos polisi, kedai starbucks, dan burger king, sempat diwarnai aksi tembak-tembakan antara Polisi dan Teroris, yang kalau kita perhatikan dekat sekali dengan istana Negara dan berada di jantung Ibukota Negara. Pemerintah menyimpulkan ISIS ada dibalik semua ini.

  Dampak dari Peledakan Bom ini yang lebih menonjol adalah opini publik yang menderas di sosial media dimana banyak berspekulasi bahwa hanya pengalihan perhatianlah, inilah, itulah,... begitulah kalau opini tentang suatu kejadian yang menimbulkan kepanikan dan ketakutan maka akan cepat tersebar, dan menurut saya itu tak menjadi masalah kalau menimbulkan sikap positif untuk masyarakat. Ya sosial media makin berperan dalam menyebarkan opini publik, sangat terlihat beberapa jam bahkan menit setelah kejadian berita dimana-mana , mulai dari retweet, hastag, repost dan lain-lain.
                Kembali lagi kepada Terorisme itu sendiri, sebagai orang awam saya berpendapat bahwa teroris bertujuan membuat teror tidak lain tujuannya adalah untuk menakuti masyarakat membuat kepanikan sehingga kalau mental masyarakat turun karena ketakutan sendiri maka pihak-pihak pengecut ini  akan menjadi mudah untuk dipecah belah, dijatuhkan , dihancurkan, sehingga Negara kita gagal bahkan jatuh ketangan teroris ini apalagi kan ni ISIS yang katanya akan membentuk Negara yang tidak jelas mengatasnamakan agama, dan yang pasti aksi semacam ini adalah aksi pengecut dan sangat biadab tidak ada dalam ajaran sang pencipta..

                Nah…teman-teman kita adalah bangsa yang besar walaupun kita tahu bahwa banyak yang belum beres di negera kita, namun apapun yang dapat mematahkan optimisme kita menjadi Negara maju kita harus lawan apalagi dari luar semacam Teroris yang ingin menguasai dunia. Kita boleh menciptakan opini namun opini yang positif yang harus kita sebarkan karena itu dapat membuat psikologi kita positif, mental kita kuat apalagi kalau kita bersatu melawan teroris, dan jangan cepat terbawa suasana apalagi kalau misalnya media terlalu mengexpose ketakutan tetap tenang you are not alone kawan-kawan, karena kita harus ingat tujuan dari teroris ini adalah untuk menimbulkan ketakutan. Jangan panik tetapi kita juga harus tetap waspada.

                Dan juga ada sedikit pengaruh juga bagi sosialita yang menurut saya lucu, yaitu ada yang mengatakan kalau ini adalah pengalihan perhatian dari sidang perpanjangan kontrak PT.Freeport, sementara pemerintah atau Polri sudah menyatakan bahwa ISIS dibalik semua ini, dan juga ada yang saling mengimbau agar tidak membuat hastag karena bisa membuat Rupiah anjlok, ya begitulah kembali lagi dengan yang saya katakana bahwa teroris tidak lain memiliki tujuan salah satunya menimbulkan peredebatan diantara masyarakat, well menurut saya ini jangan sampai menimbulkan perdebatan , jangan terlalu cepat menyimpulkan sesuatu dari pendapat seseorang guys, apapun pendapat mau pengalihan perhatian , ataupun keanjlokan rupiah, semua itu tidak perlu diperdebatkan, bukankah karena aksi pengeboman ini otomatis perhatian kita dialihkan, dan juga keanjlokan rupiah merupakan suatu dampak ketakutan  dari investor yang menanam saham di Indonesia, kita tetap harus bijak guys. Kalau perhatian kita dialihkan yaa mau tidak mau kita harus tetap fokus pada apa yang harus kita kerjakan dan pengeboman ini hanya sebatas informasi agar kita tetap waspada dan juga kita cegah dengan melawan agar teroris sebaliknya akan takut dengan kekuatan persatuan bangsa kita, dan mengenai rupiah yang dikhawatirkan anjlok, kadang ada yang lebih kita pedulikan sementara daripada ekonomi , dan Negara juga akan mengurus semua yang belum beres guys..

                Oke teman-teman, pemimpin Negara kita sudah menghimbau “Negara, bangsa dan rakyat tidak boleh takut, tidak boleh kalah oleh aksi terror seperti ini dan saya harap masyarakat tetap tenang karena semua terkendali”.. Nah Pak Jokowi udah nyemangatin kita , ayoooo kita sebagai bangsa yang kuat lawan teroris karena mereka sudah takut duluan ya ngerti aja lah maksud saya, ingat tujuan mereka hanya membuat kita takut,yang harus kita lakukan adalah tetap waspada saat terjadi kecurigaan langsung laporkan aja, dan jangan panik. ayoo tetap fokus ke bidang masing-masing kita bekerja, jangan cepat termakan opini public ambil yang positifnya aja guys… Cukup sekian semua ini adalah pendapat saya dari semua kehebohan hari ini.


LAWAN TERORISME

#KamiTidakTakut #PrayForJakarta #LawanTerorisme

Jumat, 01 Januari 2016

Sebuah harapan baru

Ucapkan selamat tinggal untuk tahun 2015 yang sudah kita lewati....
perjalanan yang sangat melelahkan, ya itulah hidup kadang apa yang ingin kita capai tak sepenuhnya membuahkan hasil yang memuaskan sesuai dengan keinginan kita, yaa jujur memang banyak kekecewaan, kenangan pahit, keinginan yang hanya ekspetasi belaka, dan lain halnya...



Kabut asap yang sangat parah akibat perilaku manusia yang kurang bertanggung jawab menjadi hal utama yang umum paling diingat pada tahun 2015, aku yakin teman-teman sekalian juga merasa demikian apalagi yang tinggal di Kalimantan...
Ya... begitulah kadang apa yang mereka perbuat adalah untuk memperoleh kebahagian walaupun kesehatan banyak orang yang dikorbankan untuk itu semua..

Dan untuk diriku sendiri adalah I don't know why , mengapa aku masih merasakan sepi di tengah keramaian kota Palangka Raya ini, mungkinkah karena aku sudah terbiasa dengan rumah masa SMA ku di asrama, ataukah karena aku sulit menyesuaikan dengan suasana yang baru seperti ini, dan juga yang paling menyakitkan adalah sebuah kisah yang ingin kurangkai ternyata memang tak bisa kupertahankan :) itu menjadi sebuah penyesalan yang mendalam. 
"Menyesal itu boleh namun jangan lama-lama, kamu harus bangkit dan berjuang lagi" itulah kata-kata yang selalu ku ingat dari seorang tokoh nasional, memang benar kita sebagai anak muda, kalau kita terjatuh haruslah bangkit lagi, mau tidak mau dan harus, satu hal yang aku tidak mengerti akan perkataan orang lain dalam zaman sekarang adalah kalau kita terlalu cepat melupakan berarti kita tidak benar-benar melakukannya, dan juga jika kita terluka mengapa kita harus lama-lama untuk meratapi semua yang sudah hilang atau dirampas? menurutku itu adalah suatu perbuatan yang membuang waktu kita sendiri untuk melangkah.. menurut pikiranku sendiri ada benarnya juga tapi jangan kita terlalu lama karena biar bagaimanapun kita harus bangkit lagi, harus move on, dan harus terus melangkah sebelum kita tertinggal...

Jadi, jangan nunggu waktu yang lebih lama lagi lebih baik dari serakarang kita buat perencanaan apa saja target kita di tahun 2016 dan jangan lupa juga tetap biarkan semua perencanaan yang akan kita lakukan serahkan kepada Tuhan.

Dan 2016 adalah menurutku tahun yang tepat untuk move on dari semua kenangan dari tahun sebelumnya, yaaa kenangan entah itu percintaan, kegagalan untuk lulus dari ujian, dan lain-lain... ayo teman-teman kita harus tetap melangkah jangan menyerah tinggalkan yang lama, karena disana masih banyak bintang-bintang yang menantimu...

SELAMAT TAHUN BARU 2016

Kamis, 19 November 2015

Puisi Duet

Rasa yang tak bernyali

Dita dan Adams

Rasa yang tak bernyali. Yang hanya disimpan sendiri. Berspekulasi tanpa berusaha mencari bukti. Memikirkan sendiri hingga memakan hati. Ini tentang dua manusia yang tak mengerti perasaannya sendiri.  Apa yang dari hati, memang akan sampai ke hati. Tapi tanpa nyali, apakah dapat mengerti ?
--------
Semerbak harum kau pancarkan ke setiap sel-sel pikiranku
Aku hilang akal apa maksud kenikmatan ini
Perlahan ku jalani setapak hari dengan kerinduan
Kita memang sudah lama saling tertawa
Kita adalah sahabat dan saling melengkapi
Namun bagiku itu kurang
Sadar aku telah jatuh ke perangkap diammu
--------
Kata – kata yang memikat diri
Memaksudkan hati tanpa perlu berbasa – basi
Dengan atau tanpa deskripsi
Kau tlah membuatku jatuh hati
---------
Setiap waktu aroma itu membuatku melayang
Menapaki kerinduan yang selalu menghantui
Engkau memang biasa saja namun aku tak biasa lagi
Akankah kita bisa lebih dari sekedar sahabat ?
-------
Perasaan yang tanpa alasan
Semakin kutelusuri lebih dalam
Semakin aku tenggelam dalam harapan
Harapan yang kutahu akan selamanya kupendam
Dalam diam yang tak terkatakan
Dengan nyali yang seolah padam
-------
Maafkan jika aku memang benar merubah semua ini
Tetapi aku benar-benar ingin bersama setiap saat
Bukan karena cahaya ayumu, namun karena hukuman waktu
Dan akupun tak tahu kemana lagi aku membawa kisah ini
--------
Dan waktu semakin meracau
Berbicara denganmu membuat suaraku parau
Antara diri yang selalu terpukau
Dengan kenyataan bahwa aku dan kau seperti mata pisau
Saling beradu dan tak mungkin bersatu
Kamu, iya kamu…..
Dan aku, iya aku….
---------
Sampai saat ini aku masih tak bergerak
Diam namun ku masih menikmati aroma harummu
Inginku segera ku ungkapkan kebodohan ini
Namun aku tak ingin semua berubah semakin kelam
---------
Ketakutan bagai hantu yang tak pernah tertuju…
Berharap kau tau tanpa perlu ku picu
Namun kesadaran membayangiku
Bahwa tak selamanya terpaku menghasilkan sesuatu
Tapi kenyataan membuatku lidahku kelu
---------
Ahhh… Aku terlalu ceroboh
Membiarkan aromamu masuk menyusuri pikiran ini
Aku ingin bangun dari lelap ini
Kita tak mungkin bersama
---------
Semakin ku renungi, semakin ku memahami sendiri
Jatuh hati tak selalu harus memiliki
Menjadi sempurna tak harus bersama
Dengan menjaga mungkin itu juga bahagia
Mungkin..
------
Dipikiranku kau hanyalah sebatas kabut
Dekat namun takkan menyatu denganku
-------
Kediaman yang tak tahu sampai kapan. Rencana yang tidak pernah tersampaikan. Hanya berteman harapan. Kau pikir semua kan berjalan tanpa kesiapan ?
Dua manusia yang tenggelam dalam ketakutan. Tanpa berani mengambil keputusan. Sedang waktu terus berjalan. Apakah mungkin mereka akan mengerti definisi dari keterlambatan ? ketika mereka tak mengerti bahwa nyali diperlukan.
Palangka Raya, 19 November 2015
Dari dua pikiran yang bertemu dalam satu perasaan

@skycloudus seorang mahasiswi  kedokteran yang mencintai langit dan segala ciptaanNya

@adams_fadden hanya manusia biasa tanpa kenal lelah untuk jadi luar biasa

Rabu, 30 September 2015

Berkaca dari Sejarah yang kelam

Guys...
Bicara tentang sejarah atau masa lalu adalah suatu kejadian yang sudah terjadi entah itu untuk kita kenang atau kita lupakan, namun ada baiknya kita agak sedikit mengingat agar kita bisa lebih bercermin dari masa lalu... khususnya untuk bangsa kita apalagi kita yang khususnya generasi muda agar lebih bersifat peduli akan sejarah bangsa, siapapun kita dimanapun kita kuliah, entah mau jadi apa kita..

7 Jenderal yang dibunuh dalam G30S/PKI

Hari ini tepat tanggal 30 september 50 tahun yang lalu terjadi suatu tragedi memilukan untuk bangsa kita tanggal 30 September 1965, dimana 6 Jenderal dan 1 perwira muda diculik dan dibunuh serta mayatnya dikubur di lubang buaya, yang menurut rezim Orde Baru adalah suatu kudeta pemberontakan kepada negara oleh Partai Komunis Indonesia (PKI), kedua orang tuaku bercerita bahwa dulu sebelum Orde Baru jatuh ada film dari G30S/PKI yang selalu ditayangkan wajib di semua stasiun televisi kala itu yang filmnya agak horror disertai adegan penganiayaan para Jendral oleh PKI, namun semenjak Orde baru terguling maka tak pernah sekalipun film ini ditayangkan lagi...  mengapa ? karena tragedi berdarah ini kebenarannya masih simpang siur dan patut dipertanyakan karena banyak opini dari sumber mengatakan bahwa ini adalah propaganda Orde Baru yang dimana mantan Presiden Soeharto terlibat di dalamnya, dan PKI bukan semata-semata otak dari tragedi tersebut, seiring berjalannya waktu semakin banyak pula opini berdatangan dari berbagai versi meluruskan kebenaran atas tragedi ini, namun yang ada hanya semakin membingungkan saja terlebih juga untuk generasi muda seperti kita ini. Sedikit juga berpendapat namun bukan bermaksud untuk memihak atau menyalahkan siapa saja, entah siapapun yang menjadi otak dan terlibat dalam tragedi ini membuat kita seakan-akan di 
adu domba dengan bangsa sendiri coba kita tengok ke belakang walaupun pada saat itu aku belum lahir namun aku memetik suatu kesimpulan bahwa tragedi ini adalah tonggak bukan saja menandai atau permulaan dari lengsernya Bapak Proklamator kita Bung Karno namun sebagai tonggak bahwa kita bangsa Indonesia tak sadar bahwa terjadi pergolakan bangsa dimana yang kita lawan bukanlah para penjajah lagi namun saudara kita setanah air yang menganut ideologi komunisme yahh seperti itulah kita lihat saja setelah peristiwa G30S ini semua yang terlibat dan pernah tersentuh oleh PKI langsung dibantai habis-habisan tanpa peradilan sebanyak jutaan warga negara Indonesia yang sebenarnya mereka tak sepenuhnya tahu apa-apa tentang kejadian ini, mereka hanyalah rakyat jelata yang menuntut keadilan dan kesejahteraan dengan ikut bergabung dengan organisasi-organisasi yang konon kaki tangan dari PKI, kita tak sadar bahwa kita telah di adu domba entah oleh siapapun hingga sampai saat ini kita masih di adu domba bukan saja dalam hal tragedi ini namun akan hal-hal lain seperti korupsi, kekuasaan, dan lain-lain hingga akhirnya berujung korban yang tak bersalah atau berujung saling membantai, maka dari itu dari Tragedi 50 tahun yang lalu kita tak sadar bahwa yang kita lawan adalah saudara kita sendiri bukanlah lagi penjajah...

Pembantaian tapol PKI
Memang ini adalah salah satu sejarah Indonesia yang masih abu-abu, entah siapa yang mejadi otak dalam G30S ini PKI,Pak Harto , CIA, siapa saja masih belum begitu jelas sama sekali namun agar tak menodai bangsa kita akan lebih baik pemerintah segera melakukan rekonsiliasi terhadap korban maupun keluarga korban yang telah kehilangan anggota dari masing-masing keluarganya yang dituduh PKI, karena yang kita lawan bukan bangsa kita sendiri namun ideologi Komunisme yang harus kita basmi karena tak ada ideologi yang lain selain Pancasila yang dapat mempersatukan dan menjadikan Indonesia Raya...

Guys..
Mari kita berkaca dari sejarah abu-abu ini, agar peristiwa semacam ini tak perlu terjadi lagi hingga membuat kita terpecah belah entah karena berbagai sebab bukan saja karena paham radikal dan sebagainya, tetapi karena hal-hal lain, apalagi bisa karena hal sepela saja kita sudah naik darah itu bukanlah budaya kita tetapi dari pengaruh asing yang sedikit demi sedikit menginfeksi sel-sel kebudayaan kemajemukan kita, sebagai penerus bangsa jangan apatis terhadap sejarah bangsa kita karena dari sejarah kita belajar untuk menjadi jati diri Indonesia, dan membangun bangsa kita, karena ditangan kitalah masa depan bangsa , coba bayangkan kalau kita apatis ,masa bodoh , kita tidak akan tahu apa yang terbaik untuk bangsa kita seterusnya. Dan kita harus menjadi sukses membawa nama Indonesia bukan sebagai nama Indonesia tetapi bercita rasa asing , guys dengan tulisan ini aku mengajak kita bersama membangun negeri tanpa saling mengadili sesama, entah dengan cara apapun itu , kelak kita akan dokter, polisi, guru, teknokrat, politisi apapun itu semua  berguna kok kalau kita maksimalkan pekerjaan untuk masyarakat kita Indonesia dulu.. Hehehe.. oke guys sekian dulu tulisan ini aku tutup dengan pepatah Bung Karno : 

“Jangan sekali-kali melupakan sejarah”





Selamat Hari Kesaktian Pancasila
1 Oktober 2015
                                                                                                Adams Sophiano

                                                                                                Palangka Raya, 30 September 2015

Minggu, 27 September 2015

Penantian


Coba kau cari...
Apa arti sebuah penantian 
Akankah hanya sekedar bersabar
Cinta...
Tuhan ciptakan hati
Namun bukan sekadarnya
Ada sebuah lubang di dalamnya
Entah dengan apa mengisinya
Cinta...Tuhan juga ciptakan kesabaran
Agar manusia dapat menanti
Bilamana aku tak dapat bersabar untuk menanti 
Kamulah alasan mengapa aku menikmati penantian itu... 




Adams Sophiano
Palangka Raya, 28 September 2015, 00.00 WIB

Minggu, 30 Agustus 2015

Hiduplah 1000 tahun lagi...



Orang bilang hidup adalah perjuangan...
Orang bilang hidup adalah kebebasan...
Orang bilang hidup adalah cita-cita...
Hidup itu harus begini dan begitu
Hidup itu muda kaya sampai tua
Hidup itu kalau mati pengen masuk surga
Tetapi...
Dari bola mataku
Hidup adalah hadiah
Hadiah terindah dari Ilahi
Tak harus bergelimang kenikmatan dunia
Bukan hanya sekedar kebebasan 
Hidup itu mengalir saja layaknya arus
Menyejukkan dan menenangkan siapa saja
Saat orang datang ataupun kamu yang datang
Hiduplah layaknya terang
Hiduplah layaknya kamu hidup seribu tahun lagi...

Palangka Raya, 29 Agustus 2015