Sabtu, 20 Juni 2015

Isi hati untuk "Tumpuk Natat"

Hi guys.. wah lama nih aku gk nongol disini aku pun tak tahu mungkin karena lagi malas, atau memang krna blm terlalu berminat dan lain sebagainya, tetapi paling mungkin adalah krna blm dapat inspirasi utk menulis blog ya hmmmm.. okee langsung saja ya... kali ini aku pengen membahas tentang sebuah permasalahan yg disepelekan oleh sebagian besar dari masyarakat asli tempat asalku, nah mungkin tulisan ini  bisa disebut tulisan kritik atau apalah terserah ya guys mau mentafsirkan apa , tapi ini adalah ungkapan hati dari seorang anak asli "pedalaman" kalimantan...

chek it out..


tak terasa ya umurku sudah semakin bertambah (walaupun para fansku bilang mukaku tetap kaya anak-anak hahaha...) semakin bertambah umur pasti makin banyak hal-hal di dunia ini yang membuat mata kita terbuka dan bisa membuat kita menjadi seorang yang memiliki pandangan berbeda tentang isi di dunia ini termasuk permasalahan-permasalahan dari lingkup sekecil yg gak terlalu nampak sampai pada masalah-masalah yang besar dan bila kita biarkan (red: menjadi penonton) akan semakin membesar, contoh dari masalah besar di dunia ini adalah Korupsi , nepotisme, terorisme dan apalah itu tapi kali ini aku gak mau membahas hal-hal yg sulit utk diterjemahkan.. hahaha kali ini aku akan membahas masalah-masalah kecil tapi dampaknya juga gak kalah besar lhooo..


Terkhususnya utk daerah tempat kelahiranku tercinta di Barito Timur... ada banyak hal lucu yang terjadi di "tumpuk natat" ---> sekarang coba kita tengok sebagian besar penduduk di Barito Timur dan Barito Selatan adalah suku Dayak maanyan dan seharusnya mereka sebagai penduduk asli dayak maanyan bisa berbahasa dayak maanyan, entah itu karena mereka merasa malu, atau beranggapan gak keren atau apalah ... bukti itu cukup dikuatkan oleh kisah kecilku ini "pada suatu hari ada teman aku di bbm yang aku tahu adalah orang dayak maanyan tetapi waktu aku chat dlm bahasa maanyan dia membalas chat aku memakai bahasa banjar sontak disitu saya merasa sedihh ehh saya merasa canggung tetapi kemudian aku tanya kepada dia apakah dia bisa bahasa maanyan, dia menjawab saya ngerti2 aja tapi gak bisa berbicara soalnya dari kecil diajarkan bahasa banjar" nah disitu aku memaklumi tetapi aku baru sadar setelah aku gak sengaja menyelidiki di daerahku khususnya kawasan minipolitan seperti Tamiang Layang, Ampah, Buntok, Taniran, dan sekitarnya sebagian besar anak-anak, remaja, dewasa memang memakai bahasa non-pribumi, hal itu menurut aku sangat disayangkan karena ada baiknya sebagai orang yg dilahirkan dari warga Dayak maanyan yang seharusnya dibangga2kan mengapa tidak memakai bahasa pribumi ya untung2lah utk memperkenalkan budaya orang dayak maanyan jika ada remaja2 yg mau sekolah keluar, atau sekedar utk melestarikan budaya sendiri karena menurutku melestarikan budaya itu gak hanya soal tari-tarian, permainan tradisional, lagu-lagu daerah , dan lain sebagainya, tetapi hal yg paling penting menurutku adalah bahasa sehari-hari mengapa ? karena dari bahasa kita mengenal identitas pertama seseorang dan jika kita ingin membangun daera kita yang pertama-tama yg harus kita bangun adalah budaya asli kita dan hal itu kurang menurutku jika bahasa daerah asli kita lahir saja kita tak bisa menggunakannya sehari-hari dengan orang tua, saudara-saudara dan lain-lain, oke saya terima jika itu adlah hak kita sebagai WNI utk menggunakan bahasa indonesia atau bahasa lainnya tidak salah, tetapi kita harus ketahui juga bahwa kita tak boleh melupakan sedikitpun daera kita juga karena itu identitas kita... patut dicontoh dari suku-suku lain seperti dayak ngaju di Palangkaraya atau DAS Kahayan-Kapuas yang fasih menggunakan bahasa mereka walaupun berada di kota-kota besar atau warga Jawa yang juga menggunakan basa Jawa sebagai basa sehari-hari walaupun berada jauh dari asal mereka, sehingga suku-suku dari daerah lain pun familiar terhadap Jawa, dan juga begitupun seperti Batak, Bali, Melayu, dll. Telusur demi telusur ada beberapa penyebab yang sangat disayangkan menurut saya.. sebagian besar orang tua yang adalah asli suku dayak maanyan mengajarkan kepada anak-anak mereka yang masih balita menggunakan bahasa indonesia, selain itu juga banyak kalangan dari remaja kita terpengaruh budaya luar yang tidak ketolongan sehingga mereka "telan mentah-mentah" yang menurut mereka sangat keren, dari situ saya pun berpikir dalam hati kalau ini dibiarkan lama kelamaan bahasa dayak maanyan hanya tinggal sisa cerita sejarah, generasi yang akan datang tidak pernah tau bagaimana bahasa dayak maanyan itu sendiri.. dan kita sebagai anak muda dayak maanyan jangan pernah membiarkan itu terjadi, nah sebelum terlambat guys yang lagi baca terkhususnya Anak Dayak Maanyan atau Barito sekitarnya ayoo kita lestarikan bahasa daerah kita bahasa nenek moyang kita Nansarunai, dengan berbahasa dayak maanyan dengan sesama suku kita atau jika mau ajarkan kepada teman-teman kita dari suku yang lain, bagi orang tua kita juga kita ajarkan anak- anak kita budaya daerah khususnya bahasa daerah , dan yang paling penting semua teknologi yang berasal dari luar jangan mentah-mentah kita ambil karena lama-kelamaan semua itu akan menghabiskan kekayaan kita budaya kita ...

Nah guys walaupun aku lihat sebagian anak muda di daerahku tidak mau berbahasa dayak maanyan tetapi masih ada kok banyak di daerahku khususnya masuk ke desa- desa di Barito yang masih fasih menggunakan bahasa dayak maanyan (seperti aku :D) itulah mengapa aku menulis ini agar tidak terlambat aku melakukan hal-hal sekecil ini. sayangkan kalau budaya yang asli dari daerah diwariskan oleh nenek moyang dari Nansarunai (kerajaan dayak maanyan). semoga tulisanku ini bermanfaat jika ada komentar dan lain-lain silakan tulis dikolom ya... dan juga kalau mau belajar bahasa dayak maanyan silakan hubungi aku okeee guys



Kamis, 05 Februari 2015

All about my soul, All about my Metal




Oke brooo… 
Kembali lagi dengan saya di blog ini kali ini aku akan memposting tentang genre musik favorit saya sendiri, sebagai penikmat setia music ada satu genre yang paling saya suka yaitu Rock, ya pokoknya musik-musik yang terkenal cadas, nah trus apa permasalahannya disini ? langsung simak saja ini adalah pemikiran saya seluruhnya akan saya ungkapkan mengenai music rock ini…
Led Zeppelin

Sedikit pengantar bahwa music rock berakar dari musik blues yang terkenal tahun 1950an, lalu banyak bermunculan band-band yang identik dengan ketajaman gitar dan gebukan drum yang keras seperti Deep Purple, Queen, Rolling Stone, Led Zeppelin dll, nah dari situlah cikal bakal music rock di dunia , dan kemudian bercabanglah menjadi heavy metal yang dibawa oleh Black Sabbath tahun 1970an, dan kemudian semakin berkembang dengan munculnya dedengkot legend Heavy Metal Iron Maiden dan Judas Priest. Hingga tahun 1980an adalah puncak kejayaan music rock dan metal di dunia hingga awal 1990an terjadilah perubahan yang merajai music dunia adalah glam metal dan grunge seperti Guns n roses, bon jovi, skid row. Sampai-sampai Metallica dan Megadeth juga ikut2an merubah haluan music mereka meski hanya di beberapa album, namun hingga awal 2000an music yang terkenal cadas ini mulai mengalami  penurunan popularitas, karena bermunculan musisi-musisi pop , R&B, dan lain-lain, sehingga generasi baru 2000an lebih menyukai musik-musik yang easy listening, tak tekecuali di Indonesia, seperti saat ini musisi rock saya piker berada di pinggiran dan berada dalam bawah tanah, memang itulah persaingan musik yang mengikuti selera masyarakat, bahkan band-band baru yang bergenre rock harus memproduksi music mereka lewat proyek Indie. Namun saya merasakan ada gelora-gelora di dada para musisi rock dunia untuk membangkitkan music rock kembali, karena menurut saya music rock dan metal lebih mementingkan kualitas musik oleh karena itu generasi rock masa kini kurang terkenal dan berada di dalam pergerakan bawah tanah…
Saya mengenal music Rock ini pada saat aku duduk di bangku SD karena saat itu ayahku menyukai music klasik rock seperti Queen, Rolling Stone, dan lain-lain sehingga pun ikut sedikit menikmati music yang riang tersebut namun aku hanya menyukai rock yang ringan-ringan aja kaya Jamrud hehehe lagu-lagunya bertemakan kehidupan sehari-hari, dan kemudian saat duduk di bangku SMA disitu tempat aku mulai mencari jati diri saya, saat itu aku banyak merasakan yang namanya lika-liku anak remaja seperti sakit hati yang sering disebut galau, saat aku merasakan yang namanya galau gulana tersebut temanku menawarkan aku satu lagu yang masih kuingat yang dibawakan “Dream Theater” , saat hati ini merasakan kepiluan saat lagu itu kudengar sangat bising dan cadas namun alangkah ajaibnya detik demi detik dari lagu tersebut membuat hatiku semakin tenang dan mulai bangkit, langsung saja aku putar ulang lagu tersebut setiap hari, sehingga membuat aku mulai bersemangat lagi, namun tak cukup bagiku hanya satu lagu , akhirnya aku pun mulai mencari lagu-lagu lainnya sampai satu album, bahkan aku juga mulai mencari band-band rock dan metal lainnya, sehingga mulai dari situlah aku menyukai yang namanya music metal, menurutku rock adalah music yang membawakan harmoni kehidupan kita lebih dalam membuat kita menjadi berani, kritis, dan bersemangat… 
DREAM THEATER

Gara-gara kejadian itulah aku menjadi semakin “Gila” aku semakin percaya diri entahlah mungkin itu adalah jati diriku sekarang ini, sampai saat ini di memory card HP sudah full lagu-lagu rock dan metal atau semacamnya, bahkan aku mulai mengoleksi baju-baju, CD, MP3, DVD metal dari band-band kesukaanku…
Namun tidak di situ saja, cerita ini berakhir banyak teman-temanku mulai dari asrama hingga teman-teman SMA yang mulai kaget dengan hobi baru ku ini, bagaimana mungkin seorang remaja ingusan bermuka bayi bisa menyukai music gila ini, namun aku tak peduli akan ocehan teman-temanku tersebut, bagiku inilah diriku sebenarnya, bahkan orang tuaku pun juga kaget bahkan mereka agak sinis serta menentang akan kebiasaan ku yang nyeleneh ini, mereka takut karena music Rock selalu identik dengan kenakalan remaja, drugs, dan lain-lain… dan sampai sekarang mereka tetap tidak suka, namun sangat sulit bagiku karena aku sadari bahwa Rock sudah menyatu dalam jiwaku. 
aku dan gitaris metal "Rodoxx" 

Nah, keliatan sekali menurut kebanyakan orang-orang yang tidak mengenal musik metal berpendapat bahwa musik metal erat sekali dengan kenakalan, sesat, bahkan musik setan, oleh karena itu musik ini tidak terlalu diminati oleh anak-anak zaman sekarang, mereka lebih menyukai musik yang cenderung enak didengar saja yang biasanya bertemakan percintaan , putus dengan pacar, ataupun perselingkuhan, hahahahaha.... sebenarnya penilaian orang mengenai musik metal itu salah , tak seutuhnya metal itu sesat, band-band metal yang membuat musik dengan lirik nyelenehnya ini adalah sebuah bentuk kritik sosial umumnya kepada penguasa oleh karena itu musik ini memberontak,, dan juga menguak sisi tergelap dari manusia oleh karena itu tema musik ini kematian, menurutku musisi rock dan metal adalah orang yang memiliki seni dan kreatifitas yang tinggi, makanya lagu-lagu mereka sangat sulit untuk didefinisikan secara akal dangkal, jadi buat semua yang membaca blog ini semoga sedikit terbuka ya pikirannya...
Aku dan T-shirt band metal Anthrax

untuk generasi metal tahun 2000an sekarang ini, banyak juga metalhead atau anak-anak metal yang salah persepsi dengan genre yang mereka sukai ini, cenderung mereka merasa sok hebat dan sok sesat seakan-akan hanya untuk gaya-gayaan dengan pamer mereka ini adalah jagoan hebat,,, contohnya saja saat konser metal ada tradisi penonton yang menikmati konser di lapangan terbuka yang dimana para penonton membuat putaran berbentuk lingkaran atau disebut "circle pit" disini banyak menganggap sebagai ajang keroyokan sehingga banyak yang memakan jiwa meninggal, disinilah pergeseran makna mengenai makna "circle pit" itu sendiri, padahal tradisi itu untuk membebaskan jiwa kita dengan melakukan aksi putar-putar bersama teman-teman fans grup band yang manggung disitu agar semua stres kita hilang bukan untuk ajang keroyokan yang dapat melukai sesama metalhead kita. 
menurutku anak metal tidak harus menampilkan gaya yang seram tidak karuan tidak ada tujuan hidup, ini metal men bukan Punk, anak metal pasti punya tujuan hidup dimana mereka berkarya dalam hidup untuk orang lain dengan jiwa mereka yang berani dan memberontak kebiasaan masyarakat dan pantang menyerah, seperti aku sendiri...
Oke teman-teman semuanya aku kira cukup sampai disini postingan kali ini, bagiku Musik metal dan rock adalah bagian yang tak terpisahkan dari hidupku, karena dia adalah bagian terpenting dari jiwaku... skali lagi dalam postingan ini adalah pendapat dan pemikiran ku sendiri silakan segera meluruskannya di mana kek dikolom komentar silakan aja,, oke ... sip Salam Metalllllll.... \m/

Band yang banyak mengindpirasi aku Megadeth

Kamis, 22 Januari 2015

Segumpal cerita modul "P2K2"

kuliah di kedokteran tidaklah mudah, perlu rajin dan aktif dalam mencari pengetahuan dalam materi-materi kedokteran, yang menyangkut nyawa manusia ini. oleh karena itu memang harus banyak membaca dan mencari referensi mengenai kedokteran, nah pada postingan kali ini aku akan menulis sedikit pengalaman selama mengikuti kuliah modul Pertolongan Pertama pada Kegawatan dan Kedaruratan (P2K2) kebetulan juga aku adalah ketua modul ini...
Modul P2K2 adalah modul terakhir di semester I PSPD FK Universitas Palangkaraya, namun modul ini meneurutku adalh modul tersulit dan terpadat, walaupun modul-modul kaka tingkat tak sebanding susahnya hahhaha... mulai pada tanggal 13 Desember 2014 adalah hari terakhir modul EBP3KH yaitu materi dari dr.Donna, dan agak sedikit lega bagiku karena modul yang isinya etika dan aturan saat kita menjadi dokter nantinya ini sangat padat dan sedikit membosankan, setelah pulang dari kampus dan baru mau ganti baju, Asus Zenfone5 ku berdering tanda seseorang yang menelpon aku, dan setelah aku ketahui itu dari kakak angkatan 2013 langsung ku angkat

A : Halooo..
F : Haloo.. Adams
A : Iya kak ada apa ya ?
F : Adams , tadi kakak disuruh dr.nirma donna untuk menghubungi kalian angkatan 2014 untuk menghadap beliau sekarang di dekanat,mengenai modul P2K2
A : maaf kak, kenapa harus saya ?
F : kakak cuma ada nomor kamu aja de , bisa kan ?
(sejenak aku berpikir , kalau aku yang ke sana mungkin aku akan menjadi komti P2K2 padahal aku ingin menghindari jabatan itu )
A : iya kak, nanti saja aku hubungi komti 2014 aja ya kak (menghindar wkwkwkwk)
F : oke dams, tapi cepat ya...
A : oke kak makasih
F : yooo

setelah ku menutup telepon tadi, aku sejenak untuk berpikir kalau seandainya aku pergi kesana nanti aku pasti dilimpahi jabatan ketua modul padahal aku sangat menghindari jabatan itu soalnya sangat sulit jika aku menjadi komti aku bukanlah pemimpin yang baik apalagi aku sebenarnya ingin konsentrasi pada modul ini ... namun sejenak ku berpikir apa salahnya aku mencoba ... arrggghhh aku hanya disuruh menghadap aja kan,, lalu ku telpon teman-temanku yang masih ada di kampus yaitu Nova dan Devi namun mereka tidak mengangkatnya, dan tidak lupa aku menelpon Eky selaku komti kami namun tak ada jawaban juga.. wah mungkin memang takdirku sudah hahahah....
begitulah aku langsung berangkat kembali ke kampus, setelah sampai di kampus aku mau minta saran dulu dari Nova dan Devi , atas saran mereka agak sedikit berani aku mencobanya.. dan lalu kami bertiga datang ke dekanat , namun aku sendiri yang menghadap dr.Nirma Donna ..
singkat kata dokter ini ternyata ramah dan asyik juga, dia memberikan aku pengantar sedikit mengenai modul ini, tak lupa juga dia menanyakan siapa komti modul ini, aku langsung menjawab dengan mantap "saya sendiri, dok" , dokter menanggapiku dengan santai " bagus" . mulai dari itulah aku seakan-akan berada di garis start yang ku anggap ini adalah tantangan.. agak sedikit terbantu juga karena bukan hanya dr.nirma donna aja yang mendampingi ternyata juga dr.supak yang tergolong baru di kampus ini.
Mulai dari hari pertama dan seterusnya aku terus mengabarkan kepada teman-temanku mengenai perubahan jadwal dan lain-lain mengenai modul ini. semua itu ku lakukan dengan sabar dan kian makin lama ternyata sabar itu susah juga ya ... apalagi jika ada teman-teman yang bertanya padahal sudah ku ulangi pengumuman tapi gak apa-apa anggap saja itu adalah latihan untuk ku bersabar wkwkwkwk padahal ....
oke lanjut cerita semakin hari memang jadi komti itu tidak mengenakan dimana kita harus terlatih patah hati gimana nggak anggapanya semua nyawa-nyawa teman-temanku sekelas ada ditanganku sendiri, saat ada yang tidak beres dikelas pasti saja aku yang gak enak ... aku saranin buat kalian yang mau jadi komti persiapkan mental kalian baik-baik...
Pada suatu waktu , aku diperhadapkan pada sitkon yang sulit, dimana saat itu adalah pembagian kelompok, ada teman-temanku ingin agar pembagian kelompok secara acak supaya berbeda dengan kelompok yang sudah ada, namun ada juga teman-temanku yang lain agar pembagian kelompok sesuai pilihan masing-masing diri sendiri, walaupun dr.Supak mengatakan harus dibagikan secara acak, namun tetap saja dalam hati nurani ini ada saja rasa bergejolak, namun mau tetap mau aku sebagai komti yang netral harus membagi kelompok secara acak.. langsung saja aku bagi semua mahasiswa di kelas dengan acak, walaupun sebenarnya ada yang kurang setuju, tapi begitulah sebagai komti memandang perbedaan secara objektif. itu adala sebagian pergumulan yang harus ku hadapi, banyak sekali situasi yang rumit dalam posisi ku sebagai komti dimana aku harus bergerak cepat, dan tidak boleh lambat, namun aku bersyukur banyak teman-teman yang juga mengingatkan kepadaku mengenai tugasku disini...
oleh karena itu sebagai komti kita harus bisa bersabar, cepat, tanggap dan jangan lupa kita harus mempunyai rasa tulus dalam hati. Banyak pengalaman dan pelajaran yang ku ambil ketika aku menempuh modul ini bukan saja karena komti tap juga materi di dalamnya menuntut kita agar teliti dan jeli dalam keadaan darurat untuk melakukan pertolongan pertama..
kata terakhir dari saya yang saya kutip dari film "Jokowi"

Jadi orang hebat itu ndak perlu mentereng yang panting hatinya tulus buat orang lain

sekian cerita ini , mudahan bermanfaat ... sampai jumpa

KEEP METAL

Minggu, 02 November 2014

Fr. LAMBERT, MY MASTER OF DORM

Ada banyak suka dan duka saat aku tinggal di Asrama Whilhelmus Banjarmasin, semasa aku bersekolah di SMA Don Bosco, aku menyadari karena aku jauh dari orang tua, aku harus bisa  merubah sikap kekanakanku, aku mulai mengenal dunia. dan termasuk di asrama , teman-temanku menganggap asrama ku ini adaah penjara hahaha mungkin karena sering di dalam dan tidak boleh keluyuran apa-apa harus minta ijin. namun menurutku asrama adalah istana sederhana bagiku tempatku belajar berbagi.
aku mengenal teman-temanku, ada banyak perbedaan diantara kami, termasuk juga penjaga asrama kami, penjaga asrama kami adalah seorang Frater (biarawan dalam agama katholik), ada satu frater yang sangat aku kagumi yaitu Fr. Lambert.
Pagi itu Fr. David selaku kepala biara kelayan dan juga kepala sekolah SMA kami mengumumkan akan ada pengganti Fr.Stanislaus sebagai pemimpin asrama kami, yang bernama Fr.Lambertus Kato'o dari Yogyakarta, Fr.David bilang ke kami bahwa orang ini tegas dalam membimbing kami di asrama nantinya, serentak dalam benakku penasaran semakin mendalam, aku ingin sekali bertemu dengan Frater ini. Seminggu setelah pengumuman maka datanglah Fr. Lambert dan mulai berkenalan dengan kami anak asrama Whilhelmus Banjarmasin, 180 derajat yang ku kira beliau berwajah sangar dan pemarah ternyata frater ini sangat ramah dan murah senyum, terlalu lembut untuk asrama senakal kami :D, dan beliau pun mulai berkenalan dengan kami semua ternyata beliau adalah orang Timor bukan Flores looo...
Di dalam memimpin asrama yang aku lihat dia sangat tulus dalam membimbing kami anak asrama dia begitu dekat dengan kami, sehingga menyentuh hatiku. Pada saat itu sehabis belajar malam biasanya Jam 9 aku pergi ke ruang Frater untuk menanyakan sesuatu kepada beliau, dan setelah mendapat penjelasan, kami pun tiba-tiba berbicara tentang hal-hal yang lainnya, aku pun ditantang Frater untuk mengemukakan cita-citaku, nah dari sinilah aku pun mulai berpikir serius tentang cita-cita di masa depan, yang sebelumnya aku tidak peduli akan cita-cita, Frater bilang kalau aku harus punya cita-cita dan keteguhan hati agar aku bukan saja menjadi orang dewasa yang menumpang di dunia tetapi berkarya untuk Tuhan dan sesama, sontak aku pun memberikan jawaban kepada Frater aku masih bingung dan aku punya mimpi menjadi seorang pemimpin yang besar, Frater mulai memberiku sebuah gambaran kepemimpinan, bahwa kepemimpinan bukan saja tentang berwibawanya seorang pemimpin tetapi bagaimana dia bisa peduli dan bekerja melayani sesama, dan dari semenjak itulah aku terus berpikir apa yang aku lakukan untuk masa depan yang harus kutentukan sendiri, selama 3 malam aku berpikir tiap malam, akhirnya aku menemui Frater Lambert yang ku anggap sebagai ayah kedua ku di asrama, aku ingin menanyakan bagaimana bisa orang mempercayakan aku agar bisa menjadi seorang pemimpin, Frater dengan senyuman khasnya menjawab bahwa aku harus selalu berada dekat dengan masyarakat saat mereka membutuhkan pertolongan, hatiku ternyata belum puas aku terus mencari apa sebenarnya pemimpin dan juga cita-citaku kelak...

Frater Lambert saat berfoto dengan saya dan seorang Frater dari Belanda 8 September 2012

Sejak itulah ternyata Frater menanamkan jiwa yang teguh dalam diriku, aku pun mulai menyukai beliau, banyak juga teman-temanku yang sependapat dengan aku, walau ada sedikit yang tidak menyukainya karena beliau menuntut kedisiplinan, lagi-lagi itu karena teman-temanku masih berpikir kekanak-kanakan, padahal Frater Lambert aku lihat sangat merangkul dan baik apalagi dengan keramahannya, marah saja hanya 2 kali kalau aku hitung selama tinggal di asrama..
Namun hari yang sangat mengejutkan datang ternyata Frater yang sangat aku sukai ini di putuskan untuk pindah tempat pekerjaan dari pusat Biarawan di Yogyakarta, dia dipindahkan ke Siantar, Sumatra Utara, tentu saja hatiku sangat sedih karena sikap beliau yang sangat bersahaja bahkan tak hanya aku saja  keberatan tapi para Frater di Biara tempatku sekolah juga mengatakan demikian. dan tibalah saatnya beliau harus pergi dan terbang ke Medan, dan aku pun berkesempatan untuk mengantar sampai Bandara di Banjarbaru, disitulah puncak keberatan hatiku, aku menyayangkan cepatnya kepindahan Frater ke Sumatra dan sebelum beliau masuk ke ruang tunggu aku berpelukan dengan beliau, dan kutitip pesan agar selalu mengingat kami di Asrama St.Whilhelmus Banjarmasin. masa jabatan Frater Lambert di asrama hanya 1 tahun lebih dan itu sangat singkat walaupun ada penggantinya bernama Frater Robby tetapi tetap saja aku merindukan Frater Lambert.
Namun sekarang sampai aku kuliah kami masih berkomunikasi lewat HP ternyata Frater tidak berubah tetap ramah dan bersahaja..
Selamat berkarya Frater Lambert , aku pasti akan selalu mengingat pesanmu... ^^

Selasa, 28 Oktober 2014

Menemukan "Jokowi"

Siapa yang tak kenal dengan Jokowi, yang sekarang menjadi Presiden RI ke 7 RI, dan juga sebagai tokoh fenomenal di Era ini, ya, kebosanan masyarakat akan kotornya pigur politik sekarang ini yang banyak terjerat kasus korupsi, kasus HAM, dan penyelewengan jabatan lainnya membuat masyarakat Indonesia menjadi apatis dan muak seakan-akan melihat bahwa politik disini adalah kekotoran dunia.
sejak datangnya Jokowi mata masyarakat mulai terbuka bahwa tak semua pigur politik itu kotor, dan begitu banyak kekuatan yang menopang kepemimpinan mantan walikota solo ini sehingga mengantarkan Ia duduk di kursi kepresidenan RI 1, kita semua menyadari tak ada kekuatan partai saat ini dan terbukti kemenangan Jokowi adalah berkat dukungan rakyat Indonesia.


Saat menginjak kelas 2 SMA, aku terus menggali ilmuku, termasuk juga dalam bidang yang tidak disukai remaja saat ini seperti politik, jujur aku sebenarnya tidak menyukai politik karena cara yang dilakukan untuk memperoleh kekuasaan hanya dengan kekotoran bukan sekalipun amanah. Namun, saat itu tahun 2012 aku tertarik akan satu pigur yang berani menembus batas dunia, dan ramai diperbincangkan karena sedang kampanye untuk mendapatkan kursi Gubernur DKI Jakarta, siapa lagi kalau bukan Joko Widodo, atau sering dipanggil Jokowi, yaa, aku sangat mengidolakan lelaki cempreng ini dan sering menginspirasiku dalam memimpin, karena gaya kepemimpinan beliau yang sederhana dan tahu akan kehendak nurani rakyatnya dengan cara yang nyeleneh yaitu Blusukkan, aku kira ini adalah hal yang biasa namun ternyata luar biasa karena dengan metode kepemimpinan yang menyentuh ini beliau mampu memindahkan PKL (yang terkenal nakal dan sulit diatur) di kota Solo ke tempat yang sudah disediakan wauuu ini adalah hal yang besar menurut saya. selain itu aku terkesima akan watak beliau saat menyikapi berbagai macam kritikan pedas dan komentar dari berbagai pihak, yang biasanya orang akan dendam saat dikritik namun beliau malah membiarkan dan menyikapi itu hanya hal yang biasa dan tidak membuat beliau tumbang menyerah, saat ia dipuji tidak juga terbang. benar-benar pemimpin yang ideal, membuat ia dicintai rakyatnya.



Itulah yang membuatku kagum akan sosok bapak Presiden ini, mungkin teman SMA ku banyak yang sudah tau akan idola ku ini, banyak juga yang bilang aku terlalu gila dan berlebihan, mungkin aku terlalu di bilang sok , kenapa ? karena jarang ada suka tentang pigur seperti ini, namun yang aku lakukan ini adalah karena aku sangat conta dengan Indonesia aku hanya ingin bangsa yang aku cintai ini menjadi bangsa yang disegani oleh bangsa yang lainnya. dan semoga banyak bermunculan sosok seperti beliau ini agar Indonesia makin maju karena pemimpin-pemimpin yang bermutu.



Sampai sekarang aku masih mengidolakan pak Jokowi ini walaupun banyak orang bilang hanyalah "percuma" namun perjuanganku ini tanpa pamrih dan aku yakin suatu saat pak Jokowi akan mengetahuinya...



JOKOWI...
Respect 4 U

Minggu, 26 Oktober 2014

I Am

Setelah sekian lama aku gak punya blog, akhirnya tepat hari ini aku nulis di blog baruku ini, nah untuk postingan pertama aku ingin mengisi tentang hal-hal dari diriku...

Adams Sophiano itulah nama lengkapku, yang berasal dari kata "Adams" yang berarti manusia pertama, dan "Sophi" yang berarti Bijaksana, dan "no" yang berarti laki-laki, nah konon kata ayah Adams Sophiano bermakna Manusia pertama yang bijaksana,,, hahaha, Aminnnn
Aku lahir di sebuah desa di pedalaman kalimantan tengah tepatnya di desa Hayaping, Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur kurang lebih 200an km dari ibukota kalimantan tengah Palangkaraya.. aku lahir tanggal 13 Agustus 1996, orang bilang angka 13 adalah angka sial, tapi menurutku semua yang diciptakan Tuhan itu indah, makanya aku patut bersyukur akan semua yang di berikan Tuhan kepadaku..



desa Hayaping, disitulah aku memulai pondasi kehidupanku dari aku bayi sampai beranjak dewasa, aku di didik sebagai anak bungsu, di mana anak yang harus diperhatikan dan dididik dengan ketat, yaa betul aku selalu diperhatikan lebih oleh ortu ku, sebenarnya aku benci dengan cara didikan orang tuaku yang berlebihan, membuat aku sering tinggal di rumah dan di rumah saja, tidak seperti anak-anak yang lain selalu pergi ke luar main di sungai,, makanya aku sadari karena didikan orang tuaku yang berlebihan ini, membuat mental ku seperti kerupuk, di sekolah SD aku sering di ejek teman-temanku hingga menangis, aku sering dijadikan anak bawang, dan lain-lain yang aku tidak suka...


singkat cerita... semenjak aku beranjak ke SMP perhatian orang tuaku makin kendur terhadapku yang membuat aku semakin leluasa sedikit, disinilah aku memulai petualangan hidupku dimana hitam dan putih, banyak teman-temanku yang mulai terjebak kekotoran dunia mereka terlalu polos untuk mengejar kenikmatan sementara... tetapi tidak dengan diriku aku hanya mengejar prestasi di SMP nilai ku sangat bagus, sehingga aku sering dekat dengan wali kelasku .. tunggu dulu aku ingat namanya , Namanya adalah Pak Sardianto... di SMP guru yang ku panggil pak Sardi ini sangat dekat denganku dimana dia memberiku nasihat dan motivasi untukku, aku juga sering di tegur namun ku sadari itu adalah sebuah bentuk sayang, dan inilah yang membuat mataku terbuka akan perhatian orang tuaku di rumah, aku semakin sadar bahwa mereka sangat sayang padaku, saking sayangnya mereka memberi perhatianku lebih sehingga aku tidak terjebak kekotoran dunia ini,,,. dari pak Sardi inilah aku melihat dunia yang sesungguhnya di mana aku harus berani berlari dan berlari...

SMA , masa putih abu-abu yang sangat indah disinilah tempatku menemukan jati diriku, SMA Frater Don Bosco Banjarmasin , itulah nama sekolah ku tercinta. aku mengenal cinta dan jati diriku. aku tinggal menetap di sebuah asrama satu yayasan dengan SMA ku, banyak sekali teman-temanku di asrama yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan, karena jauh dari orang tua dan kerabat di Hayaping membuat aku makin banyak makan garam akan kehidupan, aku mulai belajar arti disipilin, waktu, dan kebersamaan, dimana ada frater sebagai pengganti orang tua yang mendidik kami disini meskipun tak seketat orang tua dirumah.
CINTA... di masa putih abu-abu inilah aku mulai mengenal cinta, banyak sekali cinta yang ku temukan mulai dari monyet dan lain-lain, hahaha, namun karena itulah banyak orang menilai aku adalah seorang Playboy, hmmm menurutku aku memang pantas dikatakan seperti itu, karena aku mempunyai banyak mantan dan gebetan di sekolah,,, itulah akibat aku meneganal dunia ini, seperti aku menemukan musik rock, inilah jati diriku, berawal dari patah hati dan putus asa kemudian aku mendengar suatu lagu yang sangat menarik dan ribut serta cadas dari temanku yang membuat ku semakin penasaran... akhirnya aku pun mulai tertarik akan lagu tersebut tak lain adalah "IN THE NAME OF GOD" dari Dream Theater , dari sinilah aku terus mencari sisi lain dari musik Rock ini akhirnya sampai sekarang aku menyukai yang namanya musik Rock dan Metal, banyak koleksi yang ku simpan seperti kaset, kaos, serta posternya,, aku sangat menggilai musik ini dan juga mengajarkan aku akan keberanian, ketegasan dan kritisisasi... dan oleh itulah aku mengatakan bahwa Musik Rock adalah jati diriku..
di penghujung masa SMA aku mulai rajin belajar sehingga membuahkan hasil aku lulus dari SMA ini, serta sedikit membuat aku sedih karena berpisah dengan teman SMA dan Asrama ku yang banyak memberi aku ilmu dan pengalaman... Trimakasih Don Bosco.


aku melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, setelah bersusah payah akhirnya ku temukan tempat aku kuliah yaitu di Universitas Palangkaraya, aku memilih di Jurusan Pendidikan Dokter, karena aku ingin membantu orang yang berkekurangan khususnya dalam bidang kesehatan. hingga sekarang aku terus mencari ilmu dan belajar dan terus belajar sampai aku menemukan buah yang akan ku nikmati..
Trimakasih Tuhan Yesus, Trimakasih Orang Tuaku dan Kakak ku, aku akan terus berusaha sehingga aku akan menaklukkan yang mustahilll....!!!!