Jumat, 18 November 2016

Filosopi Baju Kotak-Kotak


Kotak - KotakIndonesia itu unik, sangat unik, bahkan keren banget...

Tidak dapat kita temukan di negara lain
Mulai dari sikapnya, kebiasaannya , budayanya bahkan cara berpikirnya...
Yang pasti semua akan tahu bahwa kata yang sering dikaitkan dengan Indonesia adalah MAJEMUK
So, pasti dong...


Dari Sabang sampai Merauke
Berbagai macam hal-hal unik nan berbeda tersebar
Hmmmm pasti tak bisa kita habiskan mengunjungi semua keberagaman dengan sebentar ya
Semua itu membuat negeri kita indah, elok, dan sangat sangat keren
Hal-hal itu harusnya membuat kita jadi bangsa yang besar dan sejahtera bahkan bahagia dong pasti seantero dunia matanya tertuju pada kita bukan karena keburukan dong tapi karena keunikannya

Tapiiiiiiii...

Mengapa sulit ya bagi kita untuk melihat keindahan itu yang ada malah yang banyak terlihat adalah hmmmmmm ya begitulah bukannya indah malah bermasalah dan sangat begitu kompleks dan lengkap kalau kita bahas disini yang pasti semua udah tau dong...
Ijinkan aku disini untuk menulis tentang sesuatu mengenai kelebihan dari perbedaan yang ada dalam keindonesiaan kita
Segala hal didunia ini diciptakan begitu indah karena perbedaan, hal terkecil pun pasti ada perbedaan, bayangkan kalau semua diciptakan sama rupa, sifat, dan hakikat hmmm apa istimewanya hidup ini ya kawan, hewan aja bermacam-macam, ada yang pemakan daging, ada yang pemakan tumbuhan, bahkan dalam satu spesies pasti ada perbedaan, lalu kita arahkan ke manusia adalah makhluk paling berakal pasti dong...
Beranekaragam juga sampai ke tingkat sel pun, dan masalahnya adalah warna-warni itulah yang membuat masalah bagi manusia loh bukannya berwarna-warni itu malah bercorak keindahan, iya sih ada saatnya kesamaan itu diperlukan bahkan mutlak tapi dalam konteks kemanusiaan justru tak mungkin persamaan itu dipaksakan untuk selamanya. Berbeda itu bukan lah suatu masalah namun suatu anugerah yaa anugerah yang tak tertandingi dari yang maha pencipta. 
Damai untuk Semua
 #BukanKampanye
Dalam bangsa kita sekarang ini kita diperhadapkan masalah yang begitu nyata dari sebuah perbedaan. Ya karena perbedaan itulah menimbulkan masalah karena keegoisan untuk selalu sama itulah yang menimbulkan suatu “chaos” yang seakan tak menemukan jalan bersama atau jalan terbaiknya. Aku yakin Tuhan memaklumkan segala macam perbedaan karena pasti Ia sendiri yang menghendaki dunia ini ada dalam segenap keunikan yang positif.

Dan perlu diingat bahwa cara manusia itu berpikir berbeda entah cara dia menjalani kehidupan atau jalan Tuhan yang dia tempuh seperti apa ya harusnya menimbulkan hakikat yang baik untuk sesama dong, lantas karena dia berbeda trus kita harus memilih yang sama dengan kita karena tak sepaham dengan pikiran kita. Apa sih tujuan hidup kita ? Hmm aku rasa hanya kita sendiri yang bisa menjawabnya, namun untuk kebaikan bersama kita harus mampu mempercayai orang yang bisa menuntun kita sebagai wakilNya namun tak harus berbeda dengan cara pandang kita asalkan dia memiliki sifat yang benar-benar mencitrakanNya hmmm Why Not? Apakah sebuah perbedaan karena kebaikan lebih besar dari perbedaan itu...

Hmmm berbicara warna – warni kehidupan lantas tergambar dalam Kemeja Kotak-kotak, iya dong kita lihat deh kemeja yang sering aku pakai ke kampus pasti bosan liatin aku pakai kotak-kotak terus hmmm itu merupakan kebiasaan dari tahun 2012 ketika aku berumur 15 tahun yeahh dari situ ketika mengenal ikon politik indah di Indonesia yaitu Jokowi – Ahok seakan merubah pemikiran dangkal ku melihat dunia, rasa kagum itu pun meluas untuk melihat rasa Indonesia dalam sebuah pemikiran salah satunya pemikiran dari baju kotak-kotak yang sering digunakan dari kampanye kedua tokoh perubahan ini.



Indonesia seharusnya indah karena banyak macam ragam baik budaya, suku, warna kulit, kebiasaan, gaya rambut, bahkan agama pun banyak dan ragam yang lainnya, trus mengapa ya gak keliatan indahnya? Hmmm tanyain aja pada rumput yang bergoyang, mulai dari diri sendiri jangan terlalu menyombongkan bahwa kita adalah paling kuat dan paling benar di dunia ini ya pasti dong kita harus bangga tapi jangan campurkan dengan ego mu dong nanti kebawa perasaan dan pecahlah rasa sombongmu.
Perdana Kotak-Kotak 2012


Jika kita lihat motif kotak-kotak itu perbedaan dari warna-warni dikehidupan jika kita sandingkan bersama maka akan terlihat elok dan memikat hmmm kalau kita lihat mereka saling menjatuhkan ? bisa kita bayangkan kalau warna – warni itu luntur kesana kemari pasti tak elok untuk dilihat bahkan kita pakai. Hmmmm oleh karena itu Aa sangat menyukai motif kotak-kotak sebagai pakaian yang sering dipakai kemanapun, bukan yang sering kawan anggap karena Aa itu Jokowi lovers atau Ahokisme No Way rasa cinta terhadap bangsa melebihi kekaguman ku terhadap mereka siapapun selalu kudukung jika mereka punya rasa kesungguhan hati untuk kebaikan negeri.
Hmmm... Kawan-kawan mari kita doakan agar seluruh orang di negeri ini sadar bahwa Indonesia itu indah karena anekaragam kehidupannya. Dan juga tidak ada rasa sombong atau merasa paling kuat dan benar didalam hati kita sehingga diskriminasi dan anggapan mayotitas serta minoritas disudahi di negeri kaya ini.

Cukup sekian tulisan ku ini, semoga bisa menjadi bahan renungan untuk kita bersama.

Jagalah selalu NKRI

Merdeka !!!

#IndonesiaTolakDiAdu

Damai Indonesiaku




















Selasa, 18 Oktober 2016

Pelangi





Kehadiranmu yang datang setelah badai hujan berhenti
Memberikan aku harapan akan warna-warni yang berseri
Indah disetiap garis gradienmu seakan tak berhenti memelukku
Aku membutuhkanmu disaat aku kedinginan dibasahi titik hujan yang panjang
Sayangnya kau tak selalu datang pasti meski setelah hujan aku terus mencari

Terimakasih, meski kau datang hanya sesaat
Kau masih selalu kuharapkan datang
Disaat tangis hujan mengguyur bumi
Kau selalu berjanji untuk datang walaupun aku tak perduli kau tepati atau tidak

Mungkin aku terlalu naif
Membohongi diriku dan dunia
Bahwa kau pasti selalu datang tak hanya sesaat 

Aku merindukanmu
Bukan berarti kau harus dapat kumiliki
Namun ku hanya ingin membuktikan
Bahwa aku juga bisa mencintai dengan sebenarnya

Walaupun aku belum siap kehilangan disetiap titik indahmu
yang begitu cepat untuk pergi
Namun aku bahagia karena aku bisa membuktikan....

Palangka Raya, 18 Oktober 2016


Sajak diatas terinspirasi dari Filosopi Pelangi yang disampaikan pada lirik lagu Pelangi milik Hivi, berhubung saya lagi suka dengan liriknya yang menurut saya pas dengan suasana hati saya saat ini.


Senin, 17 Oktober 2016

Curahan Singkat untuk Melawan

Tulisan ini teruntuk siapa saja yang masih terbuka hati untuk negeri...

Kepada siapapun yang melihat dan mendengar harapan saya ini, mari kita buka hati dan peduli

Saat kita menyaksikan lewat media massa maupun media online banyak disekeliling kita pergumulan sosial yang membuat hati kita bergejolak, terkhususnya dengan berita yang hangat saat ini "Ahok Menhina Ayat Al-Qur'an" , hal-hal yang berbau SARA merupakan sesuatu yang sensitif apalagi di tanah air kita, sehingga kita mudah terpancing emosi dan berdampak pada berbagai macam hal.
Kita yang masih peduli dan sadar akan pasti bergumam "Sebegini parahnya kah kehidupan sosial kita ?"

Tanpa bermaksud menjudge atau menggurui, tulisan ini merupakan suatu tanggapan terhadap hal-hal yang sebenarnya tidak perlu kita perdebatkan. Saya bukan ahli kitab suci dan cerdas dalam pengetahuan beragama namun sangat peduli dengan persatuan Negeri.

Dengan suara hati ini saya sebagai orang yang sangat mencintai Indonesia, merasa sangat sedih melihat tingkah laku sebagian masyararakat yang mudah terpancing akan isu-isu yang belum tentu benar seakan-akan semua apa yang diberitakan adalah benar, apalagi jika sudah menyentuh SARA, yang sangat sensitif dengan masyarakat di Indonesia saat ini. Oke... well anggap saja Ahok bersalah walaupun beliau sudah mengklarifikasi video tersebut dengan masuk akal.

Namun yang perlu disesalkan, ada saja pihak yang menjadikan ini kesempatan untuk menjatuhkan martabat Ahok bahkan berpotensi terjadi perpecahan di kita bangsa Indonesia. Ada saja yang suka berbuat demikian, Ahok hanyalah gubernur yang melakukan pekerjaan untuk mengabdi. Namun yang menjadi masalah adalah karena pemimpin yang bukan seperti kemauan kita maka rasa "tidak suka" akan berubah menjadi "kebencian" kalau terus dipupuk dengan baik setiap saat oleh pihak pemecah bangsa.

Terlepas dari semua itu, kawan-kawan kita sebagai pemuda yang menginginkan perubahan, tidak usah terpancing dengan hal semacam itu , kita jangan ikut-ikutan untuk melakukan hal-hal yang semakin memperkeruh keadaan, kita berikan contoh yang baik, berikan aksi untuk memberikan kesadaran kepada sesama bahwa "intoleransi" adalah hal yang sangat berbahaya jika terus dipupuk sehingga memicu "perpecahan" dan "perpecahan" itu akan berdampak besar bagi kita semua.

Think Again !

Negara kita punya satu dasar yaitu Pancasila dengan jargon "Bhinekka Tunggal Ika", bukan dasar atas dasar Agama dan kepercayaan, semua etnis, suka, agama dan golongan manapun bergabung untuk membangun bangsa ini, tidak masalah siapapun yang memimpin didaerah mana dia akan dia pimpin, yang terpenting dia punya hati yang tulus ikhlas untuk jujur bekerja bagi rakyat.

Dan tak kalah penting bagi kita...

Lawan... mari kita lawan siapapun yang memiliki niat untuk memecah belah negeri kita, kita jangan goyah oleh isu-isu yang berbau sensitif , kita harus mengetahui apakah memang seperti itu faktanya, jika memang terbukti pikirkan dengan bijaksana apa dampaknya bagi kita jika berbuat negatif dengan menanggapi isu tersebut ?

Kawan-kawanku dari sekarang kita harus mempersiapkan sedini mungkin untuk merubah mental intoleran, tidak ada mayoritas dan minoritas karena kita satu darah daging. INDONESIA.

Akhirnya saya tutup tulisan saya ini, semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan menginspirasi bagi siapa saja.

Adams Sophiano
Palangka Raya, 17 Oktober 2016

Kamis, 29 September 2016

Jadilah Mata Air nan Jernih (Tribute to TBM-TM Squad)

Pengurus Inti TBM-TM Squad 2016/2017

Adam, kamu nanti kalau sudah lulus mau kemana?

Mmm, gak tau sih frater, cuma mungkin agak ke bidang sosial atau kedokteran gitu

Oh ya, bagus itu

Kenapa frater?

Iya, kemanapun kamu nanti dimasa depan dan apapun mimpimu ingatlah bahwa kamu harus hidup untuk apa yang orang lain butuhkan bukan hanya apa yang kamu butuhkan

Frater, saya tidak mengerti, bisa di sederhanakan lagi kata-katanya ?

(kreeeeeennngggg... makan makan makan)

Sudah jam makan lain kali kita ngobrol lagi ya, sekalian bawakan frater buku barumu itu

.............

Foto di facebook yang iseng ku buka di malam minggu membuatmu kembali teringat akan memori yang memiliki keunikan tersendiri menurutku... Salah satunya percakapan ku dengan frater Lambert sewaktu di asrama dulu, begitu antusias setiap mendengar frater berpendapat mengenai apa saja, yang selalu mendukung dan menopang kami anak - anak perantauan...
Pesan itulah yang menjadi dasar kuat bagiku sekarang ini untuk menjadi siapa diriku sebenarnya

No no no cukup untuk memuji diri, sekarang aku mau sharing hasil dari pemikiran di Rumah Perubahan, what is Rumah Perubahan? mungkin ada saatnya aku postingkan tentang ini 


Tertarik dengan Makna Mata Air 

Kawan-kawan apakah sudah menonton film "Rudy Habibie : Habibie Ainun 2", dimana aku sangat terinspirasi dari film ini, yang mengisahkan masa-masa perjuangan Presiden ke-3 waktu kuliah di Jerman, bagaimana dia sangat memegang teguh keyakinannya untuk mencintai dan tetap mencintai Indonesia, dimana beliau tekun untuk belajar dan antusias untuk membangun industri pesawat walaupun ditentang banyak kalangan termasuk pemerintah , namun yang sangat aku kagumi dari beliau di film ini adalah keteguhan hati untuk terus kuat dalam berjuang walaupun rintangan kian datang, di zaman serba bisa sulit menemukan anak muda seperti beliau di film ini...
Menjadi Mata Air yang jernih adalah kata yang sangat aku sukai dari film ini dimana filosopinya bahwa Kalau Mata airnya jernih maka sekelilingnya akan jernih juga, namun jika kotor maka sekelilingnya akan mati, hmmm menarik kan, betul sekali siapapun yang mau berkorban demi bangsa dialah mata airnya jika ia baik maka orang-orang disekitarnya akan hidup, jika ia memiliki hati yang tidak ikhlas dan rapuh bisa dibayangkan yang mendapatkan hasil aliran air itu juga akan ikut goyah dan mati.
Pak Habibie adalah salah satu tokoh idola ku semenjak duduk dibangku SD dimana yang aku ingat dia adalah presiden terjenius dari sekian presiden yang pernah menjabat. Beliau adalah salah satu teladan dan semakin menjadi teladan berkat film yang ditayangkan bulan Juli kemarin. Dan Mata Air yang lain akan muncul dari pedalaman kalimantan mata air yang lain akan menyusul. Trimakasih Pak Habibie atas teladan yang diberikan.

Karena kebetulan sekali aku yang ditunjuk menjadi Pemimpin di organisasi mahasiswa yang bernama TBM Tingang Menteng, aku akan belajar menjadi apa itu mata air yang jernih, mungkin tak pernah tergesit sekalipun dariku untuk menjadi ketua TBM ini namun karena dorongan dari dalam diri yaitu keyakinan membuatku menjadi tergugah untuk mencoba menjadi Ketua di TBM Tingan Menteng ini, oke disini aku berkesempatan untuk mengisahkan pengawalan langkah baru di kepengurusan baru TBM Tingang Menteng 2016/2017...

Open Recruitment..

Setelah ditunjuk menjadi seorang Chancellor (sebutan ketua TBM) apa yang selanjutnya dilakukan ? tentu saja mencari kepala divisi yang disini aku suka menyebutnya sebagai sahabat untuk bekerja keras di tempat ini, ada 7 divisi dan 3 pengurus inti.
1. Andika Firmantara a.k.a Dika a.k.a Kakanda dari angkatan 2015 sebagai Wakil saya
2. Dede Mega ANSA a.k.a Dede a,k.a Sepatu dari angkatan 2014 sebagai Sekretaris
3. Kahernaliana Barus a.k.a. Kaher a.k.a Cinta Rahasia dari angkatan 2015 sebagai Bendahara
4. Dita Ayu Pertiwi a.k.a Dita a.k.a Diajeng dari angkatan 2014 sebagai Kepala Divisi Operasional
5. Jeanny Yustisia P. a.k.a Jeanny a.k.a Ananda dari angkatan 2014 sebagai Kepala Divisi Diklat
6. Dwindo Kusumo a.k.a. Windo a.k.a Cinta Sesaat angkatan 2015 sebagai Kepala Divisi Internal
7. Muhammad Syamani a.k.a Syam a.k.a Radenku angkatan 2015 sebagai Kepala Divisi Eksternal
8. Claudia Rifega a.k.a Lola a.k.a Cahaya Hati angkatan 2015 sebagai Kepala Divisi Jalinan Kasih
9. Joshua Kalimanto S. a.k.a Joshua a.k.a Bang Bos Sawit angkatan 2015 sebagai Kepala Divisi Logistik
10. Vira Marselia Datu Doki a.k.a Vira a.k.a Cinta Lama angkatan 2015 sebagai Kepala Divisi Sekretariat

Nah, setelah mendapatkan mereka sebagai sahabat kerjaku, selanjutnya kami merancang bagaimana meraup anggota baru untuk kepengurusan angkatan ke 2 sejak organisasi ini berdiri, uniknya kami merancang awal dari langkah ini di Rumahku sendiri yang sering aku sebut Rumah Perubahan.
kami menyepakati bahwa tahap-tahap open recruitment ini menjadi beberapa tahap yaitu :
1, Sosialisasi, tahap ini merupakan tahap pengenalan dan penyebarluasan mengenai TBM dan pencarian anggota baru untuk masuk ke TBM 2016, tahap ini kami laksanakan selama 3 hari dengan datang ke angkatan 2014 sampai 2016 sambil membagikan formulir pendaftaran.

2. Registrasi, tahap ini pastinya pengembalian formulir dimana yang berminat masuk TBM harus mengumpulkan formulir yang sudah dibagikan.

Setelah Tes Wawancara, kurang Wakil ketua, internal, sekretariat
3. Tes Wawancara, tahap ini merupakan tahap penting jadi calon anggota baru yang sudah mendaftar harus melewati tahap tes wawancara untuk mengetahui seberapa besar niat dan ambisinya masuk ke TBM

Setelah materi Dikdas bersama senior Kak Evan dan Kak Gladys 
4. Pendidikan Dasar, tahap ini juga begitu penting karena masuk ke penilaian juga kuntuk syarat kelulusan dimana para calon anggota baru diajarkan untuk melakukan salah satu modal dasar di dunia kesehatan yaitu pemeriksaan tanda vital dan pengukuran interpretasinya yang diajarkan oleh senior kami kak Evan mantan divisi operasional angkatan I TBM Tingang Menteng 2015. Setelah diajarkan beberapa materi ini, para calon harus melewati tahap ujian dimana mereka harus diujikan apa yang sudah mereka pelajari pada hasil Pendidikan Dasar ini.

Saat Ujian Dikdas bersama teman-teman penguji
sekaligus kedatangan Wakil Ketua Senat
dari Anggota TBM TM 2015
5. Pengumuman, akhirnya setelah melewati beberapa tahap-tahap open recruitment akhirnya tibalah pengumuman hasil yang lolos tahap-tahap ini, pastinya sebelum kami mengumumkan hasilnya kami melakukan rapat untuk menyepakati siapa saja yang pantas menjadi anggota TBM, ya walaupun pada saat pelaksanaan rapat finalnya badan terasa cape dan agak pusing karena seharian melaksanakan kuliah dan praktikum namun demi visi ku menjadi mata air.

And, now we start...............

Terlepas dari semua yang sudah kami rancang kami harus bekerja disamping kami juga belajar di akademik, tujuan lain tidak lain berjuang untuk fakultas kami yang sedang berkembang, untuk kemanusiaan, untuk Indonesia, dan tentunya untuk hidup karena jika hidup sekedar hidup (silakan isi sendiri) .........................


Rapat Penentuan Anggota Baru
dari kiri
(Sepatu, Diajeng, Ananda, Bigboss, Cahayahati, Radenku, CintaSesaat,
CintaRahasia, Kakanda, BBS, CintaLama
Tujuanku untuk menjadi Chancellor adalah hanya untuk merealisasikan keyakinanku bahwa perubahan berawal dari suatu kepedulian bukan egoisme yang hanya memikirkan isi perut, otak dan mata, padahal kita lupa akan satu yang menjadi pelengkap kita ialah "Hati" dimana ia yang menghasilkan "enzim-enzim" yang berguna untuk menyempurnakan apa yang kita cerna , yang menjadi racun ditawar di "hati" salah satu enzim yang dihasilkan adalah "cinta" yang membuat kita lebih tinggi dari nafsu duniawi.

TBM bukan sekedar tempat untuk melaksanakan keyakinan namun juga alat untuk perubahan dari hal kecil membuat alat dan temapat ini menjadi hal yang berguna walaupun kecil saja namun dapat merancang masa depan.

"Bicara dan orasi bukanlah keahlianku, namun usaha dan kerja adalah pendamping disetiap nafas kehidupanku"

Semua apa yang aku lakukan sendiri pasti ada kekurangan makanya aku membutuhkan mereka yang menjadi sahabat kerjaku "TBM-TM Squad 2017"

Akhirnya aku akhiri sebagian dari semua yang ingin aku ceritakan di akhir september ini, comment untuk saran kritik dan lain-lain aku tunggu di kolom bawah. semoga tulisan ini bermanfaat bagi siapa saja.

Agen Perubahan FK-UPR
#NoTalkActionOnly

Kamis, 01 September 2016

BUNGAKU

Puisi ini kupersembahkan kepada bunga-bunga yang pernah kupetik walaupun telah layu namun harum semerbak akan jadi kenangan selalu.

Malam itulah malamku
Ku lihat bunga pagi
Menggoncang hati kecilku
Membangunkan mimpi burukku

Bungaku...
Semua harapanku hilang
namun kau buka hati yang rapuh
yakinkah tangan lembutmu dapat kupegang
bila suatu saat ku kejar kau
jangan kau tanyakan
mengapa aku menyukaimu

Jika kau meratapi semua sirna
ijinkan ku usap air matamu
walaupun lusuh tangan ini tak pantas
jernih bola matamu sebening senyummu

Bungaku...
Aku butuh aroma yang penuh embun itu
harum semerbak menghiasi jiwa
senyum manis menggetarkan kalbu
seakan ku ingin kecup keningmu
namun aku tak punya apa-apa
hanya ada sebenih cinta di lubuk hati

Bungaku...
Pejamkan matamu dan bermimpilah
ku 'kan rangkai kisah yang hilang

Adams Sophiano
Juli 2014

Re-Writed
1 September 2016

Rabu, 17 Agustus 2016

Menjaga Cita-Cita Indonesia...Menjaga Bung Karno


Jika aku melihat wajah anak-anak di desa-desa
Dengan mata yang bersinar-sinar
(berteriak) Merdeka! Merdeka!, Pak! Merdeka!

Aku bukan lagi melihat mata manusia
Aku melihat Indonesia!



Demikian sepenggal puisi karya Bung Karno sang proklamator bangsa Indonesia yang sudah tiada diragukan lagi keberaniannya....



Merdeka... Merdeka... Merdeka...
itulah dengungan semangat yang sering kita dengar dan kumandangkan setiap pertengahan bulan agustus pada setiap tahunnya yang selalu kita peringati dengan bermacam cara ada dengan lomba - lomba, upacara bendera, dan lain-lain, namun apakah dengan acara seremonial seperti itu benar-benar memunculkan semangat cinta tanah air kita bahkan apakah bisa bertahan lama ?

Tulisanku kali ini ingin menyampaikan pendapat atau isi hati untuk sang Ibu Pertiwi yang kian lelah menanti Negeri yang diimpikan oleh pendirinya sendiri...
Ya... sudah 71 tahun kita merdeka dan menikmati kebebasan dalam berbangsa dan bernegara tanpa bayangan penjajahan yang memporak-porandakan isi kekayaan kita...
Penderitaan yang nenek moyang kita dulu rasakan memunculkan rasa tertindas dan menumbuhkan rasa perlawanan yang kian tahun kian memuncak, perlawanan demi perlawan dari daerah kepada penjajah terus saja bergulir namun waktu demi waktu perlawanan itu tidak membuahkan hasil hingga pada tahun 1908 yang kita peringati sebagai Kebangkitan Indonesia dikarenakan para pemuda dan bangsa mulai merubah cara perlawanan mereka dengan membentuk organisasi politik dan sosial demi mewujudkan kemerdekaan, dan akhirnya karena perjuangan dibawah payung persatuan maka tepat pada 17 Agustus 1945, Bung Karno memproklamirkan kemerdekaan Indonesia atau sebagai tanda Indonesia bebas dari penjajahan dan lahirnya sebuah Bangsa yang merdeka...
Walaupun masih banyak belenggu penjajahan terus menghantui pada masa revolusi namun berkat semangat persatuan bangsa Indonesia, kita dapat mematahkan ancaman yang mau memporak-porandakan negeri kita kembali.

Permasalahan bangsa kita saat ini begitu kompleks, kasus - kasus korupsi yang tak habis-habis muncul di pemerintahan dan masyarakat, moral dan akhlak anak-anak bangsa yang semakin merosot akibat globalisasi, Perekonomian bangsa Indonesia yang semakin memprihatinkan dan jauh dari kesejahteraan, kasus asusila yang membuat hati kita teriris, konflik antar suku dan agama, permasalahan di perbatasan, Narkoba yang mengikis otak kita untuk berpikir, paham - paham radikal yang mengancam Pancasila dan teror yang menakuti disetiap kehidupan bangsa, serta permasalahan lainnya.

Permasalahan tersebut kita sebut sebagai ancaman baru yang lebih menakutkan dari sekedar penjajahan  namun bukannya membuat kita tersadar akan ancaman baru namun malah membuat diri kita muak akan permasalahan tersebut ditambah dengan serbuan globalisasi yang tak dapat kita saring membuat terkikisnya rasa nasionalisme kita terhadapa bangsa Indonesia.



Namun.....
Semangat persatuan itulah yang kita butuhkan kawan-kawan 
Walaupun penjajahan tidak akan muncul lagi di negeri kita 
Namun semangat itu harus terus dipupuk
Kini kita tidak lagi mendapat ancaman dari luar namun yang kita lawan adalah ego kita sendiri sebagai bangsa Indonesia anggapannya kita melawan bangsa kita sendiri..

Yang pertama kita lakukan yang paling penting adalah Kesadaran, kesadaran bahwa kita adalah pemilik bangsa ini, kesadaran akan rasa mencintai negeri, kesadaran akan pembelajaran dari sejarah, dan kesadaran - kesadaran yang lainnya. Kalau kita sudah sadar maka akan mudah bagi kita untuk melakukan perubahan dan memperbaharui semangat persatuan seperti yang diperjuangkan pendahulu kita...

Semangat cinta tanah air sangat dibutuhkan oleh negeri kita di zaman globalisasi yang semakin mengikis rasa kepedulian kita... susahnya di zaman sekarang saat kita terlalu menggembar-gemborkan nasionalisme kita kita akan dicap sok dan alay ya begitulah kenyataan di sekarang, namun semua akan dikalahkan dengan kesadaran kita sebagai penerus baru bangsa Indonesia

Dulu Bangsa kita menganggap kemerdekaan hanyalah mimpi yang sulit diwujudkan jika dipikirkan dengan logika, mengapa ? karena merdeka dari bangsa asing sangat mustahil namun kemustahilan itu dipatahkan dengan kesadaran akan cinta tanah air yang akhirnya selama lebih dari 3 tahun dijajah kita akhirnya merdeka semua mimpi leluhur kita diwujudkan, nah sekarang kita menikmati hasil mimpi yang jadi kenyataan itu, akankah kita menyia-nyiakan mimpi itu dengan apatis, bermalas-malasan, tidur, KKN, dan saling menyalahkan ?
Sudah, sudah cukup kita tertidur, tidak cukup jika kita rayakan dengan acara seremonial 17an tiap tahunnya, namun kita harus peduli dengan permasalahan dan ikut berkarya dan bekerja untuk bangsa kita. 
Yang sekolah-bersekolahlah dengan tekun dan rajin, yang kuliah-teruslah belajar dan berjuang, Guru-jadilah pendidik dengan menanamkan moral, Dokter-sembuhkan agar masyarakat dapat kembali bekerja.

Dari SMP dan SMA aku adalah orang yang selalu peduli dengan permasalahan bangsa Indonesia dan selalu mendukung tokoh-tokoh yang berani mengubah Indonesia bukan karena aku menyukai politik dan lain-lain namu karena rasa cinta kepada Indonesia sudah luar biasa dipupuk sejak kecil. Ya mungkin terlihat aku saja yang peduli namun aku yakin bahwa apapun yang kuusahakan pasti tak ada yang sia-sia.

Susah memang jika yang peduli hanya segelintis bahkan kita sendiri yang berjuang, namun percayalah sekecil apapun kita lakukan akan menghasilkan suatu hasil yang tak kecil untuk negeri kita. Walaupun perbedaan semakin kuat dalam era modern ini sehingga kita terus berdebat dan memunculkan konflik.
TBM Tingang Menteng, 17 Agustus 2016

Kemerdekaan itu bukan saja kemerdekaan kita terhadap penjajahan namun kemerdekaan kita adalah kemerdekaan kita untuk memliki Indonesia... Memiliki sepenuhnya Indonesia ditengah serangan globalisasi dan moral yang semakin merosot untuk menjaga mimpi  dan cita-cita bangsa Indonesia...
Menjaga Bung Karno, Menjaga Indonesia...!!!
Jangan pernah berhenti untuk mencintai Indonesia walaupun kita muak dengan penguasa,dan kuatnya perbedaan di dalam bangsa, namun dengan saling mendukung hingga bekerja nyata kita pasti bisa walaupun sekecil apapun.

Akhirnya... aku tutup tulisan ini dengan harapanku terhadap Indonesia yang sudah merdeka selama 71 tahun ini, semoga kita tersadar bahwa kita sedang tertidur pulas kita terlena akan kemerdekaan kita lupa bahwa ancaman selalu datang yang paling banyak dari dalam negera kita sendiri. Kita harus bangun dan bangkit munculkanlah semangat perjuangan bangsa yang pernuh keyakinan dan keberanian , tak ada yang mustahil jika kita bersama dan bersatu...



Kemerdekaan itu artinya kebebasan bagi bangsa kita untuk menunjukan diri kita sebenarnya tanpa dihalang-halangi, namun bukan berarti bebas dalam menunjukan kesalahan dan permasalahan bangsa, jangan sampai kemerdekaan itu membebaskan kita untuk mencapai tujuan yang tidak baik. Dan Harapan saya semoga Indonesia bisa bersaing dengan bangsa lain dengan karya yang nyata....
- Youlla Anjelina

Sebuah Cinta untuk Negeri

Karya Adams Sophiano


17 Agustus 2016

Selasa, 02 Agustus 2016

Thank You The Sweet July










Juli....
Menurutku bulan juli merupakan bulan yang sangat mengesankan sejauh di tahun 2016 ini, karena banyak momen dan kesibukan yang tak terlupakan, disamping karena berbagai kegiatan dilaksanakan mulai dari paskah, dies natalis, ujian osce, juga karena menandakan berakhirnya semester 4 yang menurutku sangat rumit untuk dipikirkan lagi..dan sedikit ada bumbu-bumbu pelajaran yang kita dapatkan.

Dies Natalies..


Melelahkan otak, saat pertama ditunjuk menjadi ketua rasa beban mulai terasa karena pasti tidak sembarang kita rencanakan kegiatan ini berlangsung menyangkut acara tahunan dan acara yang sangat penting di kalangan fakultas, namun karena kesabaran seorang Superadams satu per satu kegiatan dilaksakan dengan lancar, hingga puncaknya tanggal Sabtu, 16 Juli kemarin menandakan berakhirnya beban yang dipikul, ya tidak mudah memang sebagai seorang yang bertanggung jawab dimana banyak kendala yang harus kita hadapi agar semua dapat lancar sesuai yg direncanakan, namun semua itu dapat dihadapi bersama kok,,, asal kita tulus mengemban tugas itu sendiri, rasa lega, senang, bangga menyulut hati karena menurutku sudah terbayar jerih payah salama 3 bulan jadi panitia, apalagi saat malam sebelum acara puncak dimana kesabaran itu diuji saat masalah datang bersama dinginnya malam sabtu dikarenakan tenda kursi panggung yang bermasalah haha pusing 7 keliling mengingat sudah mau beberapa jam sebelum mulai acara, namun berkat kebersamaan dengan sahabatku yang sangat hebat semua dapat diatasi kok.. :)
Tak ada gading yang tak retak, mungkin itulah penggambaran dari acara dan kegiatan dies natalis tahun ini, lelah pasti lelah toh ini bukan buat kita sendiri tapi untuk kampusku tempat ku belajar untuk jadi dokter nantinya...

Rangkaian Paskah


yang satu ini mungkin sudah sangat terlambat untuk dilaksanakan acaranya dimana seharusnya paskah kita rayakan pada akhir maret lalu, namun baru dilaksaakan pada bulan juli ini. tidak usah kita bahas alasannya kenapa ya, karena makna paskah itu sendiri lebih penting dari sekedar waktu pelaksanaannya. :) ciehhh

Kegiatan paskah yang pertama kita melaksanakan acara kunjungan kasih ke panti asuhan Imannuel Christian Center Palangkaraya, dimana acaranya diisi dengan perlombaan dan menyanyi2 kaya sekolah minggu gitu, demikian sembari mengikuti acara tersebut kami juga pastinya menikmati kelucuan dan keluguan anak-anak dari panti asuhan yang tak nampak sedikirpun raut sedih walaupun yang mengasuh bukan orang tua kandung mereka sendiri, sungguh sangat menginspirasi sekali,
ditengah keterbatasan mereka tetap bersyukur kok :)


Kegiatan paskah yang kedua adalah Bakti Sosial di Sakakaja yang merupakan salah satu desa di kecamatan jabiren raya, pertama ku mengunjungi desa ini saat survey, kelihatan sederhana namun indah karena letaknya tepat dipinggir sungai kahayan. dan pada hari-H nya sedikit menciptakan kenangan yang mungkin sulit dilupakan dimana hari baksos ini merupakan H-1 kami melaksanakan ujian Osce KKD1 dimana masih suasana tegang-tegangnya ujian, namun yang kami nikmati adalah saat kami pergi bersama kesana menggunakan mobil teman asyik, santai, dan semangat persaudaraan yang sedikit merenggangkan rasa tegang untuk ujian besoknya.
Disananya kami pun melaksanakan baksos dengan pengobatan gratis kepada masyarakat Desa Saka Kaja, saat itu aku bertugas untuk membantu dr.Fransisca dalam menyediakan obat bagi masyarakat yang berobat, sungguh pengalaman yang berharga tentunya... sampai selesainya hari itu aku masih tetap bersyukur dapat belajar untuk ujian besoknya.

Kegiatan paskah yang ketiga yaitu perayaan paskah se-universitas palangkaraya di gereja mahanaim yang isinya pasti rangkaian acara ibadah dan perayaan, walaupun diawali dengan persiapan dengan memasang spanduk paskah yang ribet namun dibayar dengan suksesnya acara yaa walaupun orangnya juga gak terlalu banyak, but it's no problem karena kasih Tuhan selalu menyertai.

Rangkaian Paskah beberapa hari yang telah lewat merupakan perayaan paskah yang panjang karena harus dibayangi ujian osce dan persiapan perayaan puncak dies natalis namun semua sudah dilewati dengan baik, namun bukan soal "beres"nya namun soal apa yang sudah kami perbuat dalam kegiatan ini, dimana kami belajar melayani dengan sepenuh hati bukan saja sekedar kegiatan semata.

Ujian Osce KKD1

Pada akhir juli kemarin juga merupakan sesuatu yang sangat menegangkan, dimana semua mahasiswa semester 4 akan menghadapi ujian osce kkd1, pastinya semua persiapan kami lakukan mulai dari belajar secara kelompok, menonton video coaching kkd1, dan lain-lain, tentunya menambah warna-warni mahasiswa kedokteran semester 4. Lika-liku ? mengapa lika - liku, karena menurutku aku agak terlau teledor dengan persiapan ujian osce ini, dimana aku masih belum bisa memanajemen waktuku untuk belajar sebelum ujian, bahkan sebelum dekat ujian aku masih belum terlalu hapal urutan-urutan pemeriksaan fisik, lancarnya anamnesis, dan juga diagnosis dan pemeriksaan penunjang. walaupun sudah belajar kelompok aku masih tetap merasa kurang, akhirnya aku mengajak temanku yang sudah lancar untuk mereview apa yang harus dilakukan, alhasil aku sudah lumayan hapal, dan anggapannya aku sudah siap untuk ujian osce kkd1, persiapan demi persiapan sudah kulakukan pada H-1 walaupun tubuh agak lelah karena dari pagi sampai sore aku harus mengikuti baksos paskah di desa Saka Kajang, namun karena ditambah amunisi support dari ineh, amah, ruhui dan sahabat-sahabat dekatku, aku tetap yakin untuk menjalani ujian osce, karena aku tahu pasti bahwa apapun akan bisa dijalani jika ada keberanian, makanya seperti kata-kata dalam film "Real Steel" --> "Kita mungkin belum dapat hasil yang sempurna namun kita akan menghadapinya dengan berani !" 
Singkat cerita pada Hari-H walaupun aku sangat gugup namun si hati kecil selalu melawan rasa takut itu, alhasil hampir semua lancar ku jalani walaupun pada stase Respi yang merupakan stase pertamaku aku gagal lolos karena kehabisan waktu, namun aku tetap bersyukur bahwa sudah lolos 6 stase. karena stase respirasi gagal lolos besoknya aku menjalani ujian remedial stase respirasi, so aku jalani remed itu dan akhirnya lancar ku lakukan. and All is Over....

Ya walaupun belum sempurna dan tidak sesuai target lolos semua namun aku yakin bahwa kejadian ini sudah terbaik yang Tuhan berikan kepadaku agar aku semakin giat belajar dan memperbaiki, So Keep Metal Aa....

Teaser "JUSTICE LEAGUE"



Memasuki semester 2 kuliah sampai sekarang aku mempunyai hobi baru yaitu menonton film bertemakan "Superhero", sebenarnya dari dulu aku sudah suka dengan Superman namun mencapai klimaks sekarang mungkin karena menonton secara mendalam kali yaa.., Nah salah satu superhero favoritku yaitu Superman ternyata akan bergabung dengan superhero dari DC comics lainnya seperti Batman, Wonder Woman, Aquaman, Cyborg, The Flash. memang sebelumnya Superman kelahi dengan Batman namun karena harus bertarung dengan musuh yang sebenarnya mereka akhirnya berdamai (Batman V Superman), Justice League itulah nama gabungan Superhero DC comics yang kemudian keluar di tahun 2017, namun dari pihak studio berbaik hati merelease teaser pertama mereka yang menampilkan superhero 5 dc comics minus Superman yang masih tidur di kuburan (mantan) ehh, nah walaupun ternilai terlalu cepat namun semua terlupakan dengan megahnya penampilan The Flash dan Aquaman yang menambah rasa penasaran ditahun 2017 nantinya...
Ya mudah-mudahan film yang satu ini lebih memuaskan dibanding film Batman V superman yang tayang maret kemarin karena ternilai gagal menyampaikan cerita kepada penonton.

Berikut Teaser pertama Justice League...




Mungkin tidak semua cerita di bulan Juli ini aku tulis karena hanya cerita yang menurutku punya arti tersendiri bagiku dimana Suksesnya acara Dies Natalis yang membuatku lega dan bangga, Paskah yang memiliki makna dalam, Ujian Osce yang merupakan tantangan, serta dunia imajinasi superhero yang kusukai, ada satu kisah yang belum kutulis disini namun akan ku usahakan untuk bagikan ke teman-teman semua yaitu bagaimana aku bisa terjebak nostalgia di Banjarmasin kota perjuangan ku dimasa remaja. Setidaknya Bulan Juli agak sedikit merubah pola pikirku akan menggapai mimpi yang seakan jauh bahwa kita harus percaya akan diri kita bisa serta tidak selalu memikirkan kesalahan kita di masa lalu. Sekian tulisan ku ini jika ada salah kata mohon dimaafkan dan ditunggu komentarnya ya teman-teman...
Desa Saka Kajang, Pinggir Sungai Kahayan

ROCK ON !!!