Kamis, 29 September 2016

Jadilah Mata Air nan Jernih (Tribute to TBM-TM Squad)

Pengurus Inti TBM-TM Squad 2016/2017

Adam, kamu nanti kalau sudah lulus mau kemana?

Mmm, gak tau sih frater, cuma mungkin agak ke bidang sosial atau kedokteran gitu

Oh ya, bagus itu

Kenapa frater?

Iya, kemanapun kamu nanti dimasa depan dan apapun mimpimu ingatlah bahwa kamu harus hidup untuk apa yang orang lain butuhkan bukan hanya apa yang kamu butuhkan

Frater, saya tidak mengerti, bisa di sederhanakan lagi kata-katanya ?

(kreeeeeennngggg... makan makan makan)

Sudah jam makan lain kali kita ngobrol lagi ya, sekalian bawakan frater buku barumu itu

.............

Foto di facebook yang iseng ku buka di malam minggu membuatmu kembali teringat akan memori yang memiliki keunikan tersendiri menurutku... Salah satunya percakapan ku dengan frater Lambert sewaktu di asrama dulu, begitu antusias setiap mendengar frater berpendapat mengenai apa saja, yang selalu mendukung dan menopang kami anak - anak perantauan...
Pesan itulah yang menjadi dasar kuat bagiku sekarang ini untuk menjadi siapa diriku sebenarnya

No no no cukup untuk memuji diri, sekarang aku mau sharing hasil dari pemikiran di Rumah Perubahan, what is Rumah Perubahan? mungkin ada saatnya aku postingkan tentang ini 


Tertarik dengan Makna Mata Air 

Kawan-kawan apakah sudah menonton film "Rudy Habibie : Habibie Ainun 2", dimana aku sangat terinspirasi dari film ini, yang mengisahkan masa-masa perjuangan Presiden ke-3 waktu kuliah di Jerman, bagaimana dia sangat memegang teguh keyakinannya untuk mencintai dan tetap mencintai Indonesia, dimana beliau tekun untuk belajar dan antusias untuk membangun industri pesawat walaupun ditentang banyak kalangan termasuk pemerintah , namun yang sangat aku kagumi dari beliau di film ini adalah keteguhan hati untuk terus kuat dalam berjuang walaupun rintangan kian datang, di zaman serba bisa sulit menemukan anak muda seperti beliau di film ini...
Menjadi Mata Air yang jernih adalah kata yang sangat aku sukai dari film ini dimana filosopinya bahwa Kalau Mata airnya jernih maka sekelilingnya akan jernih juga, namun jika kotor maka sekelilingnya akan mati, hmmm menarik kan, betul sekali siapapun yang mau berkorban demi bangsa dialah mata airnya jika ia baik maka orang-orang disekitarnya akan hidup, jika ia memiliki hati yang tidak ikhlas dan rapuh bisa dibayangkan yang mendapatkan hasil aliran air itu juga akan ikut goyah dan mati.
Pak Habibie adalah salah satu tokoh idola ku semenjak duduk dibangku SD dimana yang aku ingat dia adalah presiden terjenius dari sekian presiden yang pernah menjabat. Beliau adalah salah satu teladan dan semakin menjadi teladan berkat film yang ditayangkan bulan Juli kemarin. Dan Mata Air yang lain akan muncul dari pedalaman kalimantan mata air yang lain akan menyusul. Trimakasih Pak Habibie atas teladan yang diberikan.

Karena kebetulan sekali aku yang ditunjuk menjadi Pemimpin di organisasi mahasiswa yang bernama TBM Tingang Menteng, aku akan belajar menjadi apa itu mata air yang jernih, mungkin tak pernah tergesit sekalipun dariku untuk menjadi ketua TBM ini namun karena dorongan dari dalam diri yaitu keyakinan membuatku menjadi tergugah untuk mencoba menjadi Ketua di TBM Tingan Menteng ini, oke disini aku berkesempatan untuk mengisahkan pengawalan langkah baru di kepengurusan baru TBM Tingang Menteng 2016/2017...

Open Recruitment..

Setelah ditunjuk menjadi seorang Chancellor (sebutan ketua TBM) apa yang selanjutnya dilakukan ? tentu saja mencari kepala divisi yang disini aku suka menyebutnya sebagai sahabat untuk bekerja keras di tempat ini, ada 7 divisi dan 3 pengurus inti.
1. Andika Firmantara a.k.a Dika a.k.a Kakanda dari angkatan 2015 sebagai Wakil saya
2. Dede Mega ANSA a.k.a Dede a,k.a Sepatu dari angkatan 2014 sebagai Sekretaris
3. Kahernaliana Barus a.k.a. Kaher a.k.a Cinta Rahasia dari angkatan 2015 sebagai Bendahara
4. Dita Ayu Pertiwi a.k.a Dita a.k.a Diajeng dari angkatan 2014 sebagai Kepala Divisi Operasional
5. Jeanny Yustisia P. a.k.a Jeanny a.k.a Ananda dari angkatan 2014 sebagai Kepala Divisi Diklat
6. Dwindo Kusumo a.k.a. Windo a.k.a Cinta Sesaat angkatan 2015 sebagai Kepala Divisi Internal
7. Muhammad Syamani a.k.a Syam a.k.a Radenku angkatan 2015 sebagai Kepala Divisi Eksternal
8. Claudia Rifega a.k.a Lola a.k.a Cahaya Hati angkatan 2015 sebagai Kepala Divisi Jalinan Kasih
9. Joshua Kalimanto S. a.k.a Joshua a.k.a Bang Bos Sawit angkatan 2015 sebagai Kepala Divisi Logistik
10. Vira Marselia Datu Doki a.k.a Vira a.k.a Cinta Lama angkatan 2015 sebagai Kepala Divisi Sekretariat

Nah, setelah mendapatkan mereka sebagai sahabat kerjaku, selanjutnya kami merancang bagaimana meraup anggota baru untuk kepengurusan angkatan ke 2 sejak organisasi ini berdiri, uniknya kami merancang awal dari langkah ini di Rumahku sendiri yang sering aku sebut Rumah Perubahan.
kami menyepakati bahwa tahap-tahap open recruitment ini menjadi beberapa tahap yaitu :
1, Sosialisasi, tahap ini merupakan tahap pengenalan dan penyebarluasan mengenai TBM dan pencarian anggota baru untuk masuk ke TBM 2016, tahap ini kami laksanakan selama 3 hari dengan datang ke angkatan 2014 sampai 2016 sambil membagikan formulir pendaftaran.

2. Registrasi, tahap ini pastinya pengembalian formulir dimana yang berminat masuk TBM harus mengumpulkan formulir yang sudah dibagikan.

Setelah Tes Wawancara, kurang Wakil ketua, internal, sekretariat
3. Tes Wawancara, tahap ini merupakan tahap penting jadi calon anggota baru yang sudah mendaftar harus melewati tahap tes wawancara untuk mengetahui seberapa besar niat dan ambisinya masuk ke TBM

Setelah materi Dikdas bersama senior Kak Evan dan Kak Gladys 
4. Pendidikan Dasar, tahap ini juga begitu penting karena masuk ke penilaian juga kuntuk syarat kelulusan dimana para calon anggota baru diajarkan untuk melakukan salah satu modal dasar di dunia kesehatan yaitu pemeriksaan tanda vital dan pengukuran interpretasinya yang diajarkan oleh senior kami kak Evan mantan divisi operasional angkatan I TBM Tingang Menteng 2015. Setelah diajarkan beberapa materi ini, para calon harus melewati tahap ujian dimana mereka harus diujikan apa yang sudah mereka pelajari pada hasil Pendidikan Dasar ini.

Saat Ujian Dikdas bersama teman-teman penguji
sekaligus kedatangan Wakil Ketua Senat
dari Anggota TBM TM 2015
5. Pengumuman, akhirnya setelah melewati beberapa tahap-tahap open recruitment akhirnya tibalah pengumuman hasil yang lolos tahap-tahap ini, pastinya sebelum kami mengumumkan hasilnya kami melakukan rapat untuk menyepakati siapa saja yang pantas menjadi anggota TBM, ya walaupun pada saat pelaksanaan rapat finalnya badan terasa cape dan agak pusing karena seharian melaksanakan kuliah dan praktikum namun demi visi ku menjadi mata air.

And, now we start...............

Terlepas dari semua yang sudah kami rancang kami harus bekerja disamping kami juga belajar di akademik, tujuan lain tidak lain berjuang untuk fakultas kami yang sedang berkembang, untuk kemanusiaan, untuk Indonesia, dan tentunya untuk hidup karena jika hidup sekedar hidup (silakan isi sendiri) .........................


Rapat Penentuan Anggota Baru
dari kiri
(Sepatu, Diajeng, Ananda, Bigboss, Cahayahati, Radenku, CintaSesaat,
CintaRahasia, Kakanda, BBS, CintaLama
Tujuanku untuk menjadi Chancellor adalah hanya untuk merealisasikan keyakinanku bahwa perubahan berawal dari suatu kepedulian bukan egoisme yang hanya memikirkan isi perut, otak dan mata, padahal kita lupa akan satu yang menjadi pelengkap kita ialah "Hati" dimana ia yang menghasilkan "enzim-enzim" yang berguna untuk menyempurnakan apa yang kita cerna , yang menjadi racun ditawar di "hati" salah satu enzim yang dihasilkan adalah "cinta" yang membuat kita lebih tinggi dari nafsu duniawi.

TBM bukan sekedar tempat untuk melaksanakan keyakinan namun juga alat untuk perubahan dari hal kecil membuat alat dan temapat ini menjadi hal yang berguna walaupun kecil saja namun dapat merancang masa depan.

"Bicara dan orasi bukanlah keahlianku, namun usaha dan kerja adalah pendamping disetiap nafas kehidupanku"

Semua apa yang aku lakukan sendiri pasti ada kekurangan makanya aku membutuhkan mereka yang menjadi sahabat kerjaku "TBM-TM Squad 2017"

Akhirnya aku akhiri sebagian dari semua yang ingin aku ceritakan di akhir september ini, comment untuk saran kritik dan lain-lain aku tunggu di kolom bawah. semoga tulisan ini bermanfaat bagi siapa saja.

Agen Perubahan FK-UPR
#NoTalkActionOnly

Kamis, 01 September 2016

BUNGAKU

Puisi ini kupersembahkan kepada bunga-bunga yang pernah kupetik walaupun telah layu namun harum semerbak akan jadi kenangan selalu.

Malam itulah malamku
Ku lihat bunga pagi
Menggoncang hati kecilku
Membangunkan mimpi burukku

Bungaku...
Semua harapanku hilang
namun kau buka hati yang rapuh
yakinkah tangan lembutmu dapat kupegang
bila suatu saat ku kejar kau
jangan kau tanyakan
mengapa aku menyukaimu

Jika kau meratapi semua sirna
ijinkan ku usap air matamu
walaupun lusuh tangan ini tak pantas
jernih bola matamu sebening senyummu

Bungaku...
Aku butuh aroma yang penuh embun itu
harum semerbak menghiasi jiwa
senyum manis menggetarkan kalbu
seakan ku ingin kecup keningmu
namun aku tak punya apa-apa
hanya ada sebenih cinta di lubuk hati

Bungaku...
Pejamkan matamu dan bermimpilah
ku 'kan rangkai kisah yang hilang

Adams Sophiano
Juli 2014

Re-Writed
1 September 2016

Rabu, 17 Agustus 2016

Menjaga Cita-Cita Indonesia...Menjaga Bung Karno


Jika aku melihat wajah anak-anak di desa-desa
Dengan mata yang bersinar-sinar
(berteriak) Merdeka! Merdeka!, Pak! Merdeka!

Aku bukan lagi melihat mata manusia
Aku melihat Indonesia!



Demikian sepenggal puisi karya Bung Karno sang proklamator bangsa Indonesia yang sudah tiada diragukan lagi keberaniannya....



Merdeka... Merdeka... Merdeka...
itulah dengungan semangat yang sering kita dengar dan kumandangkan setiap pertengahan bulan agustus pada setiap tahunnya yang selalu kita peringati dengan bermacam cara ada dengan lomba - lomba, upacara bendera, dan lain-lain, namun apakah dengan acara seremonial seperti itu benar-benar memunculkan semangat cinta tanah air kita bahkan apakah bisa bertahan lama ?

Tulisanku kali ini ingin menyampaikan pendapat atau isi hati untuk sang Ibu Pertiwi yang kian lelah menanti Negeri yang diimpikan oleh pendirinya sendiri...
Ya... sudah 71 tahun kita merdeka dan menikmati kebebasan dalam berbangsa dan bernegara tanpa bayangan penjajahan yang memporak-porandakan isi kekayaan kita...
Penderitaan yang nenek moyang kita dulu rasakan memunculkan rasa tertindas dan menumbuhkan rasa perlawanan yang kian tahun kian memuncak, perlawanan demi perlawan dari daerah kepada penjajah terus saja bergulir namun waktu demi waktu perlawanan itu tidak membuahkan hasil hingga pada tahun 1908 yang kita peringati sebagai Kebangkitan Indonesia dikarenakan para pemuda dan bangsa mulai merubah cara perlawanan mereka dengan membentuk organisasi politik dan sosial demi mewujudkan kemerdekaan, dan akhirnya karena perjuangan dibawah payung persatuan maka tepat pada 17 Agustus 1945, Bung Karno memproklamirkan kemerdekaan Indonesia atau sebagai tanda Indonesia bebas dari penjajahan dan lahirnya sebuah Bangsa yang merdeka...
Walaupun masih banyak belenggu penjajahan terus menghantui pada masa revolusi namun berkat semangat persatuan bangsa Indonesia, kita dapat mematahkan ancaman yang mau memporak-porandakan negeri kita kembali.

Permasalahan bangsa kita saat ini begitu kompleks, kasus - kasus korupsi yang tak habis-habis muncul di pemerintahan dan masyarakat, moral dan akhlak anak-anak bangsa yang semakin merosot akibat globalisasi, Perekonomian bangsa Indonesia yang semakin memprihatinkan dan jauh dari kesejahteraan, kasus asusila yang membuat hati kita teriris, konflik antar suku dan agama, permasalahan di perbatasan, Narkoba yang mengikis otak kita untuk berpikir, paham - paham radikal yang mengancam Pancasila dan teror yang menakuti disetiap kehidupan bangsa, serta permasalahan lainnya.

Permasalahan tersebut kita sebut sebagai ancaman baru yang lebih menakutkan dari sekedar penjajahan  namun bukannya membuat kita tersadar akan ancaman baru namun malah membuat diri kita muak akan permasalahan tersebut ditambah dengan serbuan globalisasi yang tak dapat kita saring membuat terkikisnya rasa nasionalisme kita terhadapa bangsa Indonesia.



Namun.....
Semangat persatuan itulah yang kita butuhkan kawan-kawan 
Walaupun penjajahan tidak akan muncul lagi di negeri kita 
Namun semangat itu harus terus dipupuk
Kini kita tidak lagi mendapat ancaman dari luar namun yang kita lawan adalah ego kita sendiri sebagai bangsa Indonesia anggapannya kita melawan bangsa kita sendiri..

Yang pertama kita lakukan yang paling penting adalah Kesadaran, kesadaran bahwa kita adalah pemilik bangsa ini, kesadaran akan rasa mencintai negeri, kesadaran akan pembelajaran dari sejarah, dan kesadaran - kesadaran yang lainnya. Kalau kita sudah sadar maka akan mudah bagi kita untuk melakukan perubahan dan memperbaharui semangat persatuan seperti yang diperjuangkan pendahulu kita...

Semangat cinta tanah air sangat dibutuhkan oleh negeri kita di zaman globalisasi yang semakin mengikis rasa kepedulian kita... susahnya di zaman sekarang saat kita terlalu menggembar-gemborkan nasionalisme kita kita akan dicap sok dan alay ya begitulah kenyataan di sekarang, namun semua akan dikalahkan dengan kesadaran kita sebagai penerus baru bangsa Indonesia

Dulu Bangsa kita menganggap kemerdekaan hanyalah mimpi yang sulit diwujudkan jika dipikirkan dengan logika, mengapa ? karena merdeka dari bangsa asing sangat mustahil namun kemustahilan itu dipatahkan dengan kesadaran akan cinta tanah air yang akhirnya selama lebih dari 3 tahun dijajah kita akhirnya merdeka semua mimpi leluhur kita diwujudkan, nah sekarang kita menikmati hasil mimpi yang jadi kenyataan itu, akankah kita menyia-nyiakan mimpi itu dengan apatis, bermalas-malasan, tidur, KKN, dan saling menyalahkan ?
Sudah, sudah cukup kita tertidur, tidak cukup jika kita rayakan dengan acara seremonial 17an tiap tahunnya, namun kita harus peduli dengan permasalahan dan ikut berkarya dan bekerja untuk bangsa kita. 
Yang sekolah-bersekolahlah dengan tekun dan rajin, yang kuliah-teruslah belajar dan berjuang, Guru-jadilah pendidik dengan menanamkan moral, Dokter-sembuhkan agar masyarakat dapat kembali bekerja.

Dari SMP dan SMA aku adalah orang yang selalu peduli dengan permasalahan bangsa Indonesia dan selalu mendukung tokoh-tokoh yang berani mengubah Indonesia bukan karena aku menyukai politik dan lain-lain namu karena rasa cinta kepada Indonesia sudah luar biasa dipupuk sejak kecil. Ya mungkin terlihat aku saja yang peduli namun aku yakin bahwa apapun yang kuusahakan pasti tak ada yang sia-sia.

Susah memang jika yang peduli hanya segelintis bahkan kita sendiri yang berjuang, namun percayalah sekecil apapun kita lakukan akan menghasilkan suatu hasil yang tak kecil untuk negeri kita. Walaupun perbedaan semakin kuat dalam era modern ini sehingga kita terus berdebat dan memunculkan konflik.
TBM Tingang Menteng, 17 Agustus 2016

Kemerdekaan itu bukan saja kemerdekaan kita terhadap penjajahan namun kemerdekaan kita adalah kemerdekaan kita untuk memliki Indonesia... Memiliki sepenuhnya Indonesia ditengah serangan globalisasi dan moral yang semakin merosot untuk menjaga mimpi  dan cita-cita bangsa Indonesia...
Menjaga Bung Karno, Menjaga Indonesia...!!!
Jangan pernah berhenti untuk mencintai Indonesia walaupun kita muak dengan penguasa,dan kuatnya perbedaan di dalam bangsa, namun dengan saling mendukung hingga bekerja nyata kita pasti bisa walaupun sekecil apapun.

Akhirnya... aku tutup tulisan ini dengan harapanku terhadap Indonesia yang sudah merdeka selama 71 tahun ini, semoga kita tersadar bahwa kita sedang tertidur pulas kita terlena akan kemerdekaan kita lupa bahwa ancaman selalu datang yang paling banyak dari dalam negera kita sendiri. Kita harus bangun dan bangkit munculkanlah semangat perjuangan bangsa yang pernuh keyakinan dan keberanian , tak ada yang mustahil jika kita bersama dan bersatu...



Kemerdekaan itu artinya kebebasan bagi bangsa kita untuk menunjukan diri kita sebenarnya tanpa dihalang-halangi, namun bukan berarti bebas dalam menunjukan kesalahan dan permasalahan bangsa, jangan sampai kemerdekaan itu membebaskan kita untuk mencapai tujuan yang tidak baik. Dan Harapan saya semoga Indonesia bisa bersaing dengan bangsa lain dengan karya yang nyata....
- Youlla Anjelina

Sebuah Cinta untuk Negeri

Karya Adams Sophiano


17 Agustus 2016

Selasa, 02 Agustus 2016

Thank You The Sweet July










Juli....
Menurutku bulan juli merupakan bulan yang sangat mengesankan sejauh di tahun 2016 ini, karena banyak momen dan kesibukan yang tak terlupakan, disamping karena berbagai kegiatan dilaksanakan mulai dari paskah, dies natalis, ujian osce, juga karena menandakan berakhirnya semester 4 yang menurutku sangat rumit untuk dipikirkan lagi..dan sedikit ada bumbu-bumbu pelajaran yang kita dapatkan.

Dies Natalies..


Melelahkan otak, saat pertama ditunjuk menjadi ketua rasa beban mulai terasa karena pasti tidak sembarang kita rencanakan kegiatan ini berlangsung menyangkut acara tahunan dan acara yang sangat penting di kalangan fakultas, namun karena kesabaran seorang Superadams satu per satu kegiatan dilaksakan dengan lancar, hingga puncaknya tanggal Sabtu, 16 Juli kemarin menandakan berakhirnya beban yang dipikul, ya tidak mudah memang sebagai seorang yang bertanggung jawab dimana banyak kendala yang harus kita hadapi agar semua dapat lancar sesuai yg direncanakan, namun semua itu dapat dihadapi bersama kok,,, asal kita tulus mengemban tugas itu sendiri, rasa lega, senang, bangga menyulut hati karena menurutku sudah terbayar jerih payah salama 3 bulan jadi panitia, apalagi saat malam sebelum acara puncak dimana kesabaran itu diuji saat masalah datang bersama dinginnya malam sabtu dikarenakan tenda kursi panggung yang bermasalah haha pusing 7 keliling mengingat sudah mau beberapa jam sebelum mulai acara, namun berkat kebersamaan dengan sahabatku yang sangat hebat semua dapat diatasi kok.. :)
Tak ada gading yang tak retak, mungkin itulah penggambaran dari acara dan kegiatan dies natalis tahun ini, lelah pasti lelah toh ini bukan buat kita sendiri tapi untuk kampusku tempat ku belajar untuk jadi dokter nantinya...

Rangkaian Paskah


yang satu ini mungkin sudah sangat terlambat untuk dilaksanakan acaranya dimana seharusnya paskah kita rayakan pada akhir maret lalu, namun baru dilaksaakan pada bulan juli ini. tidak usah kita bahas alasannya kenapa ya, karena makna paskah itu sendiri lebih penting dari sekedar waktu pelaksanaannya. :) ciehhh

Kegiatan paskah yang pertama kita melaksanakan acara kunjungan kasih ke panti asuhan Imannuel Christian Center Palangkaraya, dimana acaranya diisi dengan perlombaan dan menyanyi2 kaya sekolah minggu gitu, demikian sembari mengikuti acara tersebut kami juga pastinya menikmati kelucuan dan keluguan anak-anak dari panti asuhan yang tak nampak sedikirpun raut sedih walaupun yang mengasuh bukan orang tua kandung mereka sendiri, sungguh sangat menginspirasi sekali,
ditengah keterbatasan mereka tetap bersyukur kok :)


Kegiatan paskah yang kedua adalah Bakti Sosial di Sakakaja yang merupakan salah satu desa di kecamatan jabiren raya, pertama ku mengunjungi desa ini saat survey, kelihatan sederhana namun indah karena letaknya tepat dipinggir sungai kahayan. dan pada hari-H nya sedikit menciptakan kenangan yang mungkin sulit dilupakan dimana hari baksos ini merupakan H-1 kami melaksanakan ujian Osce KKD1 dimana masih suasana tegang-tegangnya ujian, namun yang kami nikmati adalah saat kami pergi bersama kesana menggunakan mobil teman asyik, santai, dan semangat persaudaraan yang sedikit merenggangkan rasa tegang untuk ujian besoknya.
Disananya kami pun melaksanakan baksos dengan pengobatan gratis kepada masyarakat Desa Saka Kaja, saat itu aku bertugas untuk membantu dr.Fransisca dalam menyediakan obat bagi masyarakat yang berobat, sungguh pengalaman yang berharga tentunya... sampai selesainya hari itu aku masih tetap bersyukur dapat belajar untuk ujian besoknya.

Kegiatan paskah yang ketiga yaitu perayaan paskah se-universitas palangkaraya di gereja mahanaim yang isinya pasti rangkaian acara ibadah dan perayaan, walaupun diawali dengan persiapan dengan memasang spanduk paskah yang ribet namun dibayar dengan suksesnya acara yaa walaupun orangnya juga gak terlalu banyak, but it's no problem karena kasih Tuhan selalu menyertai.

Rangkaian Paskah beberapa hari yang telah lewat merupakan perayaan paskah yang panjang karena harus dibayangi ujian osce dan persiapan perayaan puncak dies natalis namun semua sudah dilewati dengan baik, namun bukan soal "beres"nya namun soal apa yang sudah kami perbuat dalam kegiatan ini, dimana kami belajar melayani dengan sepenuh hati bukan saja sekedar kegiatan semata.

Ujian Osce KKD1

Pada akhir juli kemarin juga merupakan sesuatu yang sangat menegangkan, dimana semua mahasiswa semester 4 akan menghadapi ujian osce kkd1, pastinya semua persiapan kami lakukan mulai dari belajar secara kelompok, menonton video coaching kkd1, dan lain-lain, tentunya menambah warna-warni mahasiswa kedokteran semester 4. Lika-liku ? mengapa lika - liku, karena menurutku aku agak terlau teledor dengan persiapan ujian osce ini, dimana aku masih belum bisa memanajemen waktuku untuk belajar sebelum ujian, bahkan sebelum dekat ujian aku masih belum terlalu hapal urutan-urutan pemeriksaan fisik, lancarnya anamnesis, dan juga diagnosis dan pemeriksaan penunjang. walaupun sudah belajar kelompok aku masih tetap merasa kurang, akhirnya aku mengajak temanku yang sudah lancar untuk mereview apa yang harus dilakukan, alhasil aku sudah lumayan hapal, dan anggapannya aku sudah siap untuk ujian osce kkd1, persiapan demi persiapan sudah kulakukan pada H-1 walaupun tubuh agak lelah karena dari pagi sampai sore aku harus mengikuti baksos paskah di desa Saka Kajang, namun karena ditambah amunisi support dari ineh, amah, ruhui dan sahabat-sahabat dekatku, aku tetap yakin untuk menjalani ujian osce, karena aku tahu pasti bahwa apapun akan bisa dijalani jika ada keberanian, makanya seperti kata-kata dalam film "Real Steel" --> "Kita mungkin belum dapat hasil yang sempurna namun kita akan menghadapinya dengan berani !" 
Singkat cerita pada Hari-H walaupun aku sangat gugup namun si hati kecil selalu melawan rasa takut itu, alhasil hampir semua lancar ku jalani walaupun pada stase Respi yang merupakan stase pertamaku aku gagal lolos karena kehabisan waktu, namun aku tetap bersyukur bahwa sudah lolos 6 stase. karena stase respirasi gagal lolos besoknya aku menjalani ujian remedial stase respirasi, so aku jalani remed itu dan akhirnya lancar ku lakukan. and All is Over....

Ya walaupun belum sempurna dan tidak sesuai target lolos semua namun aku yakin bahwa kejadian ini sudah terbaik yang Tuhan berikan kepadaku agar aku semakin giat belajar dan memperbaiki, So Keep Metal Aa....

Teaser "JUSTICE LEAGUE"



Memasuki semester 2 kuliah sampai sekarang aku mempunyai hobi baru yaitu menonton film bertemakan "Superhero", sebenarnya dari dulu aku sudah suka dengan Superman namun mencapai klimaks sekarang mungkin karena menonton secara mendalam kali yaa.., Nah salah satu superhero favoritku yaitu Superman ternyata akan bergabung dengan superhero dari DC comics lainnya seperti Batman, Wonder Woman, Aquaman, Cyborg, The Flash. memang sebelumnya Superman kelahi dengan Batman namun karena harus bertarung dengan musuh yang sebenarnya mereka akhirnya berdamai (Batman V Superman), Justice League itulah nama gabungan Superhero DC comics yang kemudian keluar di tahun 2017, namun dari pihak studio berbaik hati merelease teaser pertama mereka yang menampilkan superhero 5 dc comics minus Superman yang masih tidur di kuburan (mantan) ehh, nah walaupun ternilai terlalu cepat namun semua terlupakan dengan megahnya penampilan The Flash dan Aquaman yang menambah rasa penasaran ditahun 2017 nantinya...
Ya mudah-mudahan film yang satu ini lebih memuaskan dibanding film Batman V superman yang tayang maret kemarin karena ternilai gagal menyampaikan cerita kepada penonton.

Berikut Teaser pertama Justice League...




Mungkin tidak semua cerita di bulan Juli ini aku tulis karena hanya cerita yang menurutku punya arti tersendiri bagiku dimana Suksesnya acara Dies Natalis yang membuatku lega dan bangga, Paskah yang memiliki makna dalam, Ujian Osce yang merupakan tantangan, serta dunia imajinasi superhero yang kusukai, ada satu kisah yang belum kutulis disini namun akan ku usahakan untuk bagikan ke teman-teman semua yaitu bagaimana aku bisa terjebak nostalgia di Banjarmasin kota perjuangan ku dimasa remaja. Setidaknya Bulan Juli agak sedikit merubah pola pikirku akan menggapai mimpi yang seakan jauh bahwa kita harus percaya akan diri kita bisa serta tidak selalu memikirkan kesalahan kita di masa lalu. Sekian tulisan ku ini jika ada salah kata mohon dimaafkan dan ditunggu komentarnya ya teman-teman...
Desa Saka Kajang, Pinggir Sungai Kahayan

ROCK ON !!!

Rabu, 13 Juli 2016

Arti "Melepas dan Merelakan"

Malam, kawan…

Saat malam makin larut, kadang disitulah waktu terbaik untuk merenung, seperti pada postingan saya kali ini, hanya ingin berbagi kisah yang mungkin agak mellow bertolak belakang dari seorang rocker, namun tidak ada salahnya kan ? karena ada saatnya kita merenung apa yang sudah terjadi di kehidupan kita..

Lanjut…

Hidup di perantauan selama kurang lebih 5 tahun, bukanlah suatu hal yang mudah dimana awalnya kita sedikit merubah kebiasaan kita yang terikat dengan keluarga dan orang tersayang di kampung halaman sampai harus memimpin diri kita sendiri di dunia yang semakin “gila” ini. Nah di masa ini lah saya mulai merasakan kejenuhan yang amat luar biasa ketika menempuh pendidikan di palangkaraya ya walaupun masih 1 provinsi dengan kampung halaman saya Barito Timur, entah itu karena perkuliahan yang padat, dipadukan dengan memikul tanggung jawab sebagai panitia, ataupun kekhawatiran akan nilai akademik yang semakin lama semakin tidak memuaskan. Ya mungkin bisa saja karena semua itu saya anggap sebagai beban yang harus saya tanggung jawab yang berasal dari rasa takut dari dalam hati..  Rasa takut akan kegagalan akan mimpi-mimpi besar seorang anak pedalaman, apalah arti mimpi besar bagi anak pedalaman ? (tanyakan sama orangnya langsung.wkwkwk), namun saya sedikit bersyukur walaupun beban yang saya dapat datang tak terbantahkan namun inspirasi, dukungan  dan motivasi datang dari banyak hal, mulai dari orang tua, sahabat, film, ataupun dari masa lalu saya, dimana mereka selalu mengajarkan secara tersurat maupun tersirat arti dari perjuangan, semangat, bahkan artinya melepaskan lebih tepatnya merelakan…

Yang harus saya garis bawahi disini adalah merelakan…

Mengapa kita harus merelakan ?

Agar kita fokus untuk berlari ke garis finish

Atau

Tanyakan dirimu sendiri !

Dari dulu kita pasti memiliki harapan ataupun cita-cita yang besar, entah bagaimana cara kita memperjuangkannya yang pasti banyak yang dikorbankan, namun terkadang atau malah sering kita gagal dan akhirnya kita hanyut karena kita belum bisa melepas bahkan merelakan. Kadang kita merasa kehilangan, kadang kita dikecewakan, kadang kita harus berbuat sesuatu walaupun terkadang alasannya sangat menyakiti hati seseorang entah karena kita harus melakukannya demi orang lain.
Mungkin masa lalu saya sangat menyakitkan karena kegagalan saya yang sangat disesalkan, namun waktu terus berlanjut mau tak mau kita harus bangkit lagi kita harus mempercepat luka itu karena kalau tidak maka kita akan ketinggalan dan semakin jauh dari harapan.

Dan akhir-akhir ini saya mendapat jawaban bahkan saya merasakan itu berasal dari masa lalu saya sendiri untuk benar-benar melepaskan dan merelakan apapun yang sudah kau lakukan, mungkin tidak perlu saya ceritakan dengan sedetail mungkin, cukup dirasakan saja, yang jelas ia menjelaskan secara tersirat bahwa saya harus menjadi baru, saya bukanlah saya yang dulu, saya adalah saya di hari ini, saya untuk masa depan dan saya adalah diri saya sendiri yang membuat, bukannya mereka yang selalu mengomentari apapun kekurangan kita. Dan juga  hasil sharing dengan sahabat-sahabat saya bahwa saya harus punya pendirian yang ketat agar tidak tergoyahkan oleh keadaan yang membuat saya bimbang.

Mungkin setelah ini masih banyak tantangan, masalah, dan kekecewaan yang datang, namun yang pasti kita harus siap untuk tersakiti, dikecewakan, ataupun dicemooh, namun satu hal apa yang membuatmu hidup itulah yang membuatmu berjuang. Oleh karena itu kawan kita harus bisa melepasakan dan merelakan, tidak ada gunanya bertahan dalam rasa sakit. Karena masih banyak perjalanan yang harus kita lewati yang saying untuk dilewatkan.

Hahaha mungkin postingan kali ini ga jelas karena malam yang membawa saya ke alam liar, namun jujur postingan ini berasal dari lubuk hati. Dan dari postingan kali ini saya ingin meminta maad kepada siapapun yang telah saya kecewakan atau saya sakiti, mulai saat ini hingga nanti, saya akn berusaha untuk memperbaikinya, yang lalu biarlah berlalu dan saya akan selalu berusaha melepas dan merelakan.

Semoga tulisan ini bermanfaat kawan, selamat malam, and keep metal \m/ 

Jangan lupa saran dan kritik untuk tulisan saya yang selanjutnya saya tunggu dan harapkan, atau mungkin kawan-kawan bisa memberikan sedikit tanggapan untuk postingan malam ini.

_ A.S _

Palangka Raya, 13 Juli 2016



Senin, 20 Juni 2016

HEBOHHHH !!! Special Moment Of "The Conjuring 2" The Movie

Salam Salak eh Valak...





Lagi-lagi media dan teknologi mulai jadi bahan ke-alay-an anak-anak kekinian dimana meme tentang ikon setan di film The Conjuring bagian kedua ini tidak lain adalah Valak yang bertebaran dimana-mana hingga membuat halaman utama medsos penuh dengan postingan seram nan lucu , dan secara tak langsung membuat kesan horor di film ini berkurang ya gitulah... sekali masyarakat terkena demam maka virus tersebut tersebar kemana-mana.

Oke lupakan tentang alay-nya meme ini, sekarang aku mau cerita ataupun review tentang film horor fenomenal The Conjuring 2 yang sudah ditunggu-tunggu dunia....

Dari hari pertama film ini keluar, sudah menimbulkan antrian yang membludak yang semakin membuatku penasaran dengan film besutan James Wan ini, namun karena antusiasme di studio 21 palma begitu menimbulkan membludaknya penonton yang tidak ketulungan akhirnya harus sedikit bersabar untuk menunggu.

Beruntung pada Rabu siang 15 Juni, setelah Diskusi Kelompok di kampus selesai, teman-teman dari satu kelompok  Gita , Cuan , Rere, Fikri yang juga merasa penasaran berencana menyerbu studio, mumpung jadwal kuliah kosong hari itu, dan ditambah biasanya pada siang hari penonton tidak terlalu banyak jika siang hari, sebenarnya kami ingin mengajak teman-teman yang lain namun karena berhalangan jadi kami ber-5 saja yang menonton.

Sesampainya disana di, sudah lumayan antri tapi karena dibarengi rasa penasaran dan dorongan tulus dari temanku ya okelah rela saja aa antri XD...

Walaupun kami mendapatkan kursi yang tidak mengenakan karena berada 3 baris dari depan yang dekat dengan layar dan posisi kursi saya yang mengecewakan, okelah 

Ketegangan kami yang menonton sudah terasa dari awal pembukaan film ini dimana dikisahkan penyelidikan Ed dan Lorraine terhadap rumah berhantu yang terkenal dengan julukan "The Amityville Horror", yang disertai kemunculan setan Valak.

Ketegangan berlanjut hingga diceritakan banyaknya penggalian karakter Ed dan Lorraine Warren sang ahli supranatural apalagi romantisme kisah cinta mereka berdua dan rasa takut kehilangan antara mereka berdua yang bukannya membuat penonton tegang dan takut malah membuat penonton tersentuh bahkan baper...

Namun menurutku adegan romansa yang ditampilkan di film tersebut sangat unik ditengah tegangnya penonton dan rasa penasaran akan misteri yang ditampilkan. dimana tak akan ditemukan pada film horror yang lain.

Secara garis besar film ini berkisah tentang keluarga yang sedang mengalami keterpurukan dimana seorang ibu seorang diri dengan keuangan yang kurang harus mengurus banyak anak yang masih dibawah umur. ditambah lagi dengan sesosok hantu yang gentayangan dirumah mereka namanya Bill Wilkins, hantu ini sangat membuat keluarga ketakutan karena banyak mengalami kejanggalan dirumah mereka. Hantu ini dapat membuat Janet, salah satu anak ibu ini tidur sambil jalan, barang berpindah, tubuh berpindah tempat, melayang, hingga membuat tokoh dalam mainan menjadi sesosok hantu yang terasa janggal. Kisah mereka ini begitu heboh di Inggris hingga mengharuskan penyelidikan dari Ed dan Lorraine, adapun pasangan ini juga mengalami dilema karena mereka berdua sedang menghadapi teror dari Valak jika mereka terus melakukan pekerjaan mereka ini, namun Ed tetap percaya kalau semua sudah diatur oleh takdir mereka sendiri. Awalnya mereka hanya melakukan penyelidikan saja bahkan hampir saja menyerah karena ada sedikit bukti bahwa kisah mereka ini palsu, namun pikiran mereka berubah yang ternyata Valak yang meneror mereka ada hubungan dengan hantu yang mengganggu keluarga tersebut. Hingga singkat cerita mereka berhasil mengusir Valak kembali ke neraka dengan mengetahui namanya.

Menurutku, The First Movie is more than this, tetapi yang aku lihat film ini bukan saja membuat kita sekedar tegang, takut, atau malah termimpi-mimpi seperti film horor biasanya, namun membuat kita terhanyut oleh brilian alur, efek dan ide dari sutradara James Wan, tegang-renggang-tegang lagi dan ada sedikit humor serta kisah romantisme, dan jangan lupa film ini diangkat dari kisah nyata yang pasti tidak ada unsur dibuat-buat sehingga sang pembuat film harus menyesuaikan dengan dramatisasi agar dapat dinikmati penikmat film horor.


Scene favorit ketika kamera fokus pada wajah Ed Warren saat Janet sadar lalu mulai kesurupan di belakang namun dibuat buram, sehingga meunculkan imajinasi yang menontonnya. Pesan moral dari film ini pastinya berbeda menurut berbagai macam pendapat setiap orang namun menurutku yang bisa dipetik adalah keterpurukan pasti akan berakhir jika kita mulai dengan rasa percaya, dan juga berkat jangan hanya disimpan sendiri ada baiknya kita bagi ke org yg membutuhkannya seperti yang digambarkan oleh Ed yang memberikan kalung salib kepada Janet.

SEKIAN


Light and darkness could not ever be unite 
- Gita Febriany Nahan

The khong juring 2
Knp harus biarawati yg jadi iblis?
Margaretnya cantik gan
- Fikry Lukman Hakiem

Ini mah bukan film horor tapi film romance
- Regina Philyria

Hantunya blak-blakan, dan Valak lebih terkenal dari si kakek tua 
- Irfan Ramadhannoor

NOT BAD, GREAT EFFECT
- Dita Ayu Pertiwi

In the name of the father, the son, and the holy spirit
- Andhika Firmantara

Bue ganteng yang menyeramkan
- Ignatia J. Rotinsulu

Conjuring 2 gak seseru conjuring 1, cuma menang di efek dan karakternya yg beragam doang
- Evan K. Gampa

I Like That
- Yoo Bo Ra "Sistar"

Senin, 23 Mei 2016

Lari, A, Lari .... !!!

Sukses...
kata orang 'sukses' dipacu oleh masa lalu
Menjadi baik
Kata orang bijak, bercerminlah dari masa lalu

Aku...
Masa itu terlalu indah
Sulit untuk dilupakan
Kadang aku dibutakan olehnya
Kadang aku berpikir sebodoh inikah diriku
Mereka anggap penyesalan...datang selalu diakhir kisah

Dulu takkan pernah terulang dan kembali
Jika tak ada kesempatan lagi
Akankah dapat kuterima?

Cerobahkah aku?
Kutinggalkan yang semestinya kumiliki
Berapa besar peluh yang sia-sia
Sekarang kutelan apapun yang terjadi

Kuterima kau bahagia
Walau kini kita terlepas
Mungkin juga terjatuh
Tapi tetap menjalani

Berharap kau tahu siapa aku sebenarnya
Yang berlari, dan terus berlari
Hingga tak sadar seberapa jauh aku telah berlari

Palangka Raya, 23 Mei 2016